Kamis, 15 November 2018 22:29:02 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 345
Total pengunjung : 440223
Hits hari ini : 2198
Total hits : 4063446
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -ASITA minta wisatawan asing tak terpengaruh teror bom Surabaya






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 15 Mei 2018 05:02:48
ASITA minta wisatawan asing tak terpengaruh teror bom Surabaya

Jakarta - Setelah kejadian ledakan bom bunuh diri di Surabaya, Asosiasi Tour dan Travel Indonesia (Asita) berharap wisatawan mancanegara baik yang sedang dan akan berlibur ke Indonesia tidak terpengaruh oleh kejadian tersebut.

Asnawi Bahar, Ketua Umum Asita meminta kepada warga negara asing yang ingin berlibur ke Indonesia agar tidak terpengaruh dengan ledakan bom di Surabaya pada Minggu (14/5).

"Kita berharap dan meminta kepada warga negara asing agar tidak terpengaruh pada kejadian tersebut karena Indonesia merupakan negara yang luas yang banyak memiliki destinasi-destinasi lain yang dalam kondisi aman," ujarnya, Senin (14/5).

Menurut Asnawi, terot bom bunuh diri di Surabaya akan berpengaruh terhadap bisnis perjalanan, namun pengaruhnya tidak akan signifikan.

"Pengaruhnya pasti ada ke bisnis perjalanan tapi tidak banyak dan untuk perhitungan seberapa besar pengaruhnya untuk saat ini mungkin belum terlalu signifikan," ujarnya.

Guna memperkecil dampak teror bom terhadap industri pariwisata, maka harus ada ada langkah-langkah cepat, tepat, dan efektif dari pemerintah sehingga dampak bom bisa diperkecil.

"Belajar daripada kasus bom di Thamrin, pemerintah melakukan tindakan yang cepat dengan memberikan penjelasan ke negara-negara lain mengenai iklim di Indonesia yang kondusif, lalu menjelaskan di banyak tempat tidak terjadi apa-apa, untuk itu langkah tersebut juga diperlukan sekarang," tuturnya.

Selain pemerintah, stakeholder dan masyarakat Indonesia harus pro aktif untuk menjelaskan ke negara-negara lain bahwa kejadian tersebut hanya ada di Jawa Timur sementara destinasi lain dalam kondisi aman.bis/Krn/red

dilihat : 36 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution