Senin, 16 Juli 2018 02:13:27 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 182
Total pengunjung : 405925
Hits hari ini : 3132
Total hits : 3698957
Pengunjung Online : 10
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Presiden Jokowi: Perlu Terobosan Kerja Sama Negara Samudra Pasifik






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 05 Mei 2018 02:05:21
Presiden Jokowi: Perlu Terobosan Kerja Sama Negara Samudra Pasifik

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan perlunya terobosan untuk menggalang kerja sama dengan negara-negara di kawasan Samudra Pasifik, terutama kerja sama dengan negara-negara di kawasan Pasifik Selatan yang secara geografis dekat dengan negara Indonesia.

“Saya yakin negara-negara di kawasan Pasifik Selatan seperti Nauru, Vanuatu, Tuvalu, Fiji, PNG, Solomon Island, Samoa, Tonga, sangat terbuka untuk bekerja sama dengan negara kita dalam berbagai bidang,” kata Presiden Jokowi dalam Rapat Terbatas mengenai Peningkatan Kerja Sama Indonesia dengan Negara-Negara Kawasan Pasifik Selatan, di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (4/5/2018) siang.

Kerja sama tersebut, lanjut Presiden, baik dalam menjalin hubungan antar masyarakat, bidang kebudayaan, bidang pendidikan seperti bantuan beasiswa, dan bidang ekonomi baik investasi maupun perdagangan.

Presiden menyampaikan bahwa Indonesia harus mulai masuk ke pasar-pasar negara non tradisional, termasuk negara-negara kawasan Pasifik Selatan untuk menawarkan produk-produk unggulan industri manufaktur, termasuk industri kelautan, perikanan dan juga industri jasa serta di bidang konstruksi, informatika dan telekomunikasi.

“Saya lihat peluangnya sangat besar yang sekaligus menjadi koridor percepatan kawasan Timur Indonesia,” ungkap Presiden Jokowi. Kuncinya, tegas Presiden, adalah mempererat konektivitas, baik konektivitas budaya dan ekonomi, yang tentu saja harus didukung oleh kelancaran konektivitas sistem transportasi dengan negara-negara kawasan Pasifik Selatan.

Turut hadir dalam pada Ratas memgenai Peningkatan Kerja Sama Indonesia dengan Negara-negara Kawasan Pasifik Selatan, diantaranya Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Menko Kemaritiman Luhut B Panjaitan, Mensesneg Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Menlu Retno LP Marsudi, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menkominfo Rudiantara, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Mendikbud Muhadjir Effendy, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menristekdikti M Nasir, Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Menteri Perhubungan Budi K Sumadi, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil, Menteri PAN RB Asman Abnur, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Perdagangan Airlangga Hartarto, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Sosial Idrus Marham, Jaksa Agung M Prasetyo, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Tito Karnavian. (DNA/RFS/ES)

dilihat : 22 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution