Kamis, 23 Mei 2019 15:54:14 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 790
Total pengunjung : 506309
Hits hari ini : 5378
Total hits : 4636834
Pengunjung Online : 12
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Puluhan Ribu Pekerja Lintas Agama Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 02 Mei 2018 20:10:13
Puluhan Ribu Pekerja Lintas Agama Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Manado - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) akan lindungi 35.000 pekerja lintas agama.

Hal ini dilakukan agar para pekerja tersebut mendapat jaminan perlindungan saat bekerja.

"Untuk perlindungan terhadap pekerja lintas agama kami melakukan penandatanganan kerja sama dengan Pemprov Sulut," ujar Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado Asri Basir usai melakukan MoU dengan Pemprov Sulut dalam perayaan Hari Buruh 2018 di Manado, Selasa (1/5/2018).

Dengan demikian 35 ribu pekerja lintas agama ini yakni dari Kristen Protestan, Katolik, Islam, Hindu, Budha dan Konghucu di Sulut terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan seperti jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Untuk biaya iuran akan ditanggung oleh Pemprov Sulut dan telah dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Pekerja lintas agama tersebut, mulai terdaftar sejak hari ini, bertepatan dengan perayaan Hari Buruh Internasional.

Untuk nominalnya sekitar Rp1,3 miliar iuran tenaga kerja lintas agama yang akan dibayar oleh Pemprov Sulut.

Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw mengungkapkan semua pekerja di Sulut harus mendapatkan perlindungan yang sama, termasuk pekerja lintas agama.

"Ini mungkin yang pertama di Indonesia," ungkapnya.

Untuk itu dalam momentum kali ini saatnya untuk saling menghargai dan menghormati karena semua saling membutuhkan.

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran pemerintah Sulut, serikat buruh dan undangan lainnya.trb/red

dilihat : 429 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution