Selasa, 25 September 2018 06:36:30 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 225
Total pengunjung : 423035
Hits hari ini : 3318
Total hits : 3898252
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Kapolda Apresiasi Kinerja Polresta Sidoarjo Ungkap Produsen Bir Oplosan






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 29 April 2018 22:05:17
Kapolda Apresiasi Kinerja Polresta Sidoarjo Ungkap Produsen Bir Oplosan

Sidoarjo,PLewi.com -Terungkapnya home industri produsen bir oplosan berbahan zat berbahaya di Sidoarjo, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs Mahfud Arifin mengapresiasi gerakan Polresta Sidoarjo yang di pimpin Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji dan jajaran. kendati demikian, tak lantas menghentikan langkah jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur melakukan operasi untuk memberantas peredaran barang haram tersebut.

Kapolda bahkan mengintruksikan kepada seluruh Kapolres dan jajarannya, untuk perketat peredaran miras di wilayah hukumnya masing-masing. Irjen Pol Mahfud Arifin mengugkapkan, dari penggerebekan home industri bir oplosan disebuah rumah kontrakan yang terletak di Dusun Kedungturi RT. 04 RW. 04 Desa Janti Kec Tulangan, Sidoarjo diketahui bahwa pelaku sudah setahun lebih beroperasi. Untuk melancarkan aksinya, pelaku juga selalu berpindah-pindah tempat dengan mengontrak rumah di wilayah Rungkut, Surabaya dan Sidoarjo.

D‎alam waktu satu bulan, pelaku mengaku bisa memproduksi sebanyak kurang lebih 5.000 botol dengan omzet sekitar Rp 30 juta per bulannya. Sementara bir oplosan tersebut, diedarkan di wilayah GOR Sidoarjo dan Pasar Baru Krian Sidoarjo.‎

Kapolda mengungkapkan, dalam pembuatannya pelaku memakai bahan-bahan berbahaya seperti zat pewarna hitam untuk bir jenis Guinness, alkohol kadar 70 persen, cairan pembusa untuk efek busa, air putih, dan kayu doro putih yang digunakan untuk rasa pahit pada bir, kemudian dikemas dengan botol bir bekas.

"Perbandingannya satu botol bir asli dijadikan lima botol bir oplosan yang di campur oleh bahan-bahan yang berbahaya hingga dapat memproduksi bir oplosan 300 krat atau 3000 botol bir oplosan setiap bulannya dan pelaku ini ‎mengaku setiap bulannya mendapat omzet Rp 30 juta,” ‎tutur Kapolda Jatim, Irjen Mahfud Arifin saat rilis ungkap produsen bir oplosan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Sabtu (28/04).‎‎

Kapolda pun akhirnya menginstruksikan kepada Kapolres jajaran untuk memperketat perederan minuman keras yang berbahaya tersebut. Dan untuk pelaku, akan diancam dengan hukuman 15 tahun penjara.

“Kalau dicampur dengan campuran kayak gini ini sungguh sangat membahayakan. Dia (tersangka,red) mungkin mengoplos tapi dia sendiri tidak mau minum, karena tahu dia penyakitnya. Ini juga dicampur dengan alkohol 70 persen,” ‎tambahnya.‎

Lanjut Mahfud, Miras oplosan ini sangat membahayakan bagi yang meminumnya bisa berakibat fatal, untuk itu para pelaku akan ditindak tegas dengan hukuman pidana selama 15 tahun hingga 20 tahun penjara. ‎

Sementara itu di tempat yang sama salah satu pelaku MS (32) mengaku, dalam memproduksi bir oplosan ini telah di bantu oleh empat orang pekerja dan bir oplosan sudah beredar di kafe-kafe wilayah Sidoarjo kota dan Krian.‎

Untuk diketahui, penggerebekan yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Bayu Aji pada Kamis (26/04) malam kemarin, ada empat tersangka yang berhasil diamankan. Mereka adalah Saifudin (29) warga Desa Blurukidul Sidoarjo, serta tersangka lain yang membantu sebagai pekerja yakni Andik S (30) asal Blitar, Sutisno (21) asal Blitar, serta Wahyudin (30) asal Banyumas Jawa Tengah. Keempatnya ditangkap berikut barang bukti ribuan botol bir hasil oplosan beserta bahan baku dan alat untuk memproduksi.‎

“Saya minta Kapolres untuk bisa ngecek yang jualan-jualan itu diperketat lagi,” Tegas Irjen Pol Mahfud Arifin.‎and/red

dilihat : 49 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution