Minggu, 16 Desember 2018 09:25:13 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 102
Total pengunjung : 450929
Hits hari ini : 730
Total hits : 4153915
Pengunjung Online : 2
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Ditjen Pajak dan Bea Cukai Jatim Bentuk Tim Joint Program Tingkatkan Kepatuhan dan Pengawasan






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 28 April 2018 09:13:38
Ditjen Pajak dan Bea Cukai Jatim Bentuk Tim Joint Program Tingkatkan Kepatuhan dan Pengawasan

Surabaya - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur I, II dan III bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jatim membentuk tim joint program untuk meningkatkan kepatuhan dan pengawasan.

Plh Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Jatim I, Ardhie Permadi mengatakan sinergi antara DJP dengan DJBC tersebut dinilai penting dalam upaya pengamanan penerimaan negara.

"Ini karena fasilitas kepabeanan dibutuhkan dunia usaha untuk meningkatkan daya saing Indonesia dan membuat dunia usaha bergairah sehingga diyakini akan meningkatkan penerimaan pajak," katanya dalam rilis, Jumat (27/4/2018).

Adapun pembentukan tim joint program DJP-DJBC ini akan memiliki ruang lingkup kerjasama meliput joint analysis dan operation (termasuk di dalamnya joint profile, joint proses bisnis, joint audit dan joint investigation), joint collection dan secondment yang dilakukan oleh Kanwil DJP Jatim I, II, III dan DJBC Jatim.

"Joint program ini juga untuk peningkatan kepatuhan, efektivitas pengawasan, efisiensi pelayanan dan mitigasi risiko di bidang perpajakan serta kepabeanan dan cukai," katanya.

Menurut Ardhie, pemberian fasilitas bagi wajib pajak harus diawasi karena jika tidak diawasi dengan ketat akan berpotensi menurunkan penerimaan perpajakan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi DJP-DJBC sesuai peran dan fungsinya untuk mengamankan penerimaan negara.

"Selain hal-hal tersebut, juga disepakati kerja sama dalam meningkatkan pengetahuan SDM di bidang perpajakan, kepabeanan dan cukai. Ini untuk mendukung pencapaian target penerimaan serta meningkatkan kepatuhan," imbuhnya.bis/red

dilihat : 36 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution