Selasa, 18 Desember 2018 19:28:01 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 297
Total pengunjung : 451728
Hits hari ini : 1592
Total hits : 4159656
Pengunjung Online : 2
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Ketum PBNU: Indonesia Tidak Perlu Jadi Negara Agama






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 27 April 2018 20:27:24
Ketum PBNU: Indonesia Tidak Perlu Jadi Negara Agama

Surabaya,plewi.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menegaskan bahwa Indonesia tidak perlu menjadi negara agama karena Pancasila adalah pilihan terbaik. Pernyataan ini disampaikan Said Aqil dalam peresmian Vidya Loka Universitas Katolik Darma Cendika di Surabaya, Jumat (27/4/2018).

Menurut Said Aqil, Indonesia adalah negara dengan mayoritas beragama Islam tetapi NU dalam Muktamar tahun 1984 sudah memutuskan bahwa NKRI dan Pancasila adalah ideologi negara yang sudah final. Said Aqil menghimbau mereka yang berusaha mengubah Indonesia menjadi negara agama untuk bercermin pada negara-negara Timur Tengah yang rentan terhadap konflik.

"Pancasila di Indonesia menjadi contoh konkrit ideologi yang berhasil menyatukan kaum nasionalis dan religius, sesuatu yang sukar terjadi di Timur Tengah," ujar Said Aqil.

Sidarto Danusubroto, anggota Dewan Pertimbangan Presiden, dalam kesempatan yang sama juga menyayangkan pernyataan-pernyataan politisi yang cenderung memecah belah.

"Pernyataan-pernyataan yang beredar di media saat ini cenderung digunakan untuk mendiskreditkan pemerintah dengan memanfaatkan isu-isu SARA. Akibatnya masyarakat justru terpecah belah," tegas Sidarto.

Peresmian Vidya Loka Universitas Katolik Darma Cendika oleh Gubernur Jawa Timur selain dihadiri Said Aqil dan Sidarto Danusubroto juga dihadiri Eva Kusuma Sundari  (anggota DPR RI), Uskup Surabaya, dan cendekiawan Katolik di Jawa Timur.red/mwp

dilihat : 54 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution