Senin, 16 Juli 2018 01:57:37 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 180
Total pengunjung : 405923
Hits hari ini : 3024
Total hits : 3698848
Pengunjung Online : 3
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Maju Pilpres 2019, Anis Matta Ingin Duet dengan Prabowo






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 22 April 2018 18:37:44
Maju Pilpres 2019, Anis Matta Ingin Duet dengan Prabowo

Jakarta - Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengatakan, dirinya memprioritaskan berpasangan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto jika nantinya PKS menunjuknya maju dalam Pilpres 2019.

Hal tersebut diungkapkan Anis Matta saat ditemui seusai deklarasi dukungan dari kelompok Anis Matta Pemimpin Muda (AMPM) Jawa Barat sebagai Presiden Republik Indonesia 2019 di Teater Terbuka Taman Budaya Jawa Barat di Dago, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (21/4/2018) malam.

“PKS selama ini paling dekat dengan Pak Prabowo. Konstituen PKS berharap koalisi ini tetap dipertahankan,” ujar Anis

Meski tidak ikut berkecimpung urusan internal PKS, Anis memandang, Prabowo dan Gerindra menjadi satu-satunya pilihan PKS jika ingin ikut berkontestasi dalam Pilpres 2019.

“Tapi, kami juga melihat dinamika politik saat ini sangat luat biasa. Kami, kan, juga harus berkoalisi,” tuturnya.

Ditanya soal kompetisi delapan nama kader PKS lainnya yang direkomendasikan untuk maju dalam Pilpres 2019, Anis mengatakan, hal tersebut wajar dilakukan oleh partai politik.

“Sembilan nama itu sesuai hasil penjaringan. Ini membuat pilihannya lebih fleksibel,” ujarnya.

Sebagai salah satu kandidat yang akan maju dalam Pilpres 2019, Anis akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan jargon Arah Baru Indonesia.

“Ini juga bagian dari tugas partai untuk menyosialisakan diri sebagai capres. Fungsi deklarai seperti ini hanya sosialisasi untuk memberikan pilihan yang lebih banyak kepada masyarakat,” ujarnya.

PKS tengah menggodok sembilan kadernya untuk maju dalam Pilpres 2019. Selain Anis, delapan tokoh lain adalah Gubernur Jawa Barat dari PKS Ahmad Heryawan, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufrie, mantan Presiden PKS Tifatul Sembiring, Ketua DPP PKS Al Muzammil Yusuf, dan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.kmp/red

dilihat : 21 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution