Rabu, 18 Juli 2018 13:43:48 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 137
Total pengunjung : 406531
Hits hari ini : 938
Total hits : 3706019
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Hari Kartini, BEI Aajak Wanita Indonesia Melek Investasi






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 21 April 2018 20:11:42
Hari Kartini, BEI Aajak Wanita Indonesia Melek Investasi

Surabaya - Kepala Pusat Informasi Go Public PT Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Timur, Dewi Sriana Rihantyasari menjelaskan terkait langkah dasar untuk berinvestasi.

Menurutnya, langkah dasar atau awal untuk berinvestasi adalah mengetahui terlebih dahulu, apakah investasi tersebut legal atau ilegal.

"Itu dulu yang harus diketahui. Caranya itu melihat dari imbal balik yang didapatkan dari investasi. Imbal baliknya masuk akal tidak. Kalau imbal baliknya instan dan besar, itu perlu diwaspadai," katanya usai acara Kartini Cerdas Kartini Melek Investasi, Sabtu (21/4/2018).

Dewi melanjutkan, untuk belajar investasi salah satu kuncinya adalah dalam pemilihan produk.

"Produk di pasar modal itu banyak pilihannya tergantung kebutuhan. Seperti obligasi, reksa dana, dan saham. Intinya, kalau untuk kebutuhan jangka panjang dan buat diri sendiri bisa memilih saham," lanjutnya.

Dewi mengibaratkan, kegiatan berinvestasi dan memilih produk investasi tersebut layaknya mengendarai mobil.

"Kalau pilih saham ibaratnya mengendarai mobil sendiri," tuturnya.

Dewi memaparkan, perkembangan investor di Jawa Timur terus meningkat, terutama di kalangan kaum milenial atau anak muda.

Sebab, hal itu dipicu dengan pihaknya yang terus gencar mengedukasi terkait investasi dengan menggandeng kampus-kampus yang ada di Jawa Timur.

"Selama ini, antusiasmenya Surabaya paling besar. Kemudian disusul Kediri, Jember, Sidoarjo, dan Gresik," tutupnya.red/mwp

dilihat : 53 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution