Kamis, 17 Oktober 2019 01:17:39 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520145
Hits hari ini : 104
Total hits : 5025732
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Garuda Maintenance Facility Akan Bangun Bengkel Pesawat di Papua






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 21 April 2018 20:05:22
Garuda Maintenance Facility Akan Bangun Bengkel Pesawat di Papua

Surabaya - Papua mulai banyak diperhatikan dalam hal pembangunan saat ini. Seperti yang dilakukan oleh PT Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia yang mulai menjajaki Papua untuk lokasi pembangunan fasilitas bengkel perawatan pesawat.

Bengkel tersebut nantinya akan mampu mengerjakan perawatan (maintenance), perbaikan (repair), dan peningkatan kualitas (overhaul) pesawat.
Seperti dikutip dari ANTARA (4/4) Direktur UTama GMF Iwan Joenarto mengatakan bahwa rencana itu telah dibicarakan. "Pengembangan MRO ada di beberapa tempat yaitu Batam kemudian Indonesia timur, di Papua," kata Iwan.

Namun pihaknya belum menjelaskan lebih lanjut soal rencana tersebut. Hanya saja menurut Iwan, pembukana bengkel di Papua akan bisa mengakomodir kebutuhan MRO di Papua. Karena selama ini MRO pesawat Papua kebanyakan masih dilakukan di Jawa yang memang memiliki jarak yang jauh.

"Kita banyak sekali pesawat-pesawat yang terbang di Papua. Supaya tidak terlalu jauh harus ke pulau Jawa, ya kita kembangkan. Toh di sana juga ada hanggar Merpati yang masih bisa kita utitilisasi," ujar Iwan.

Saat ini memang GMF tengah fokus mengembangkan bisnis di wilayah barat Indonesia dengan membangun fasilitas MRO di Bandara Hang Nadim, Batam. Rencananya, pembangunan MRO tersebut akan dimulai akhir tahun 2018. "Di Batam akan segera, diharapkan akhir tahun in ibisa mulai pembangunan," jelas Iwan.

Iwan pun menjelaskan bahwa tujuan adanya MRO di Batam ini adalah untuk mengakomodir berbagai klien penerbangan yang berasal dari sisi barat utamanya Eropa. "Tentu pelanggan dari Eropa, Afrika, segala macam bisa kita akomodir (di situ)," katanya.

GMF AeroAsia sendiri merupakan perusahaan MRO pesawat di bawah naungan Garuda Indonesia. Perusahaan ini ditargetkan untuk bisa masuk ke dalam daftar perusahaan dengan pendapatan mencapai satu milyar dolar di tahun 2020. Target tersebut berusaha dicapai dengan melakukan berbagai ekspansi ke beberapa wilayah seperti Timur Tengah dan Australia.

Sementara berbagai penerbangan yang telah mempercayakan perawatan pesawatnya kepada GMFI AeroAsia, adalah Air France-KLM, Saudi Arabian Airlines, Virgin Australia, Jet Airways India dan AirAsia Group dan lain-lain. gnfi/red

dilihat : 459 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution