Kamis, 24 Januari 2019 12:09:26 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 206
Total pengunjung : 464446
Hits hari ini : 1595
Total hits : 4265718
Pengunjung Online : 5
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Mahasiswa Summer Program Australia Akan Pelajari Tarian Jaranan Trenggalek






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 10 April 2018 14:34:23
Mahasiswa Summer Program Australia Akan Pelajari Tarian Jaranan Trenggalek

Surabaya, Pustaka lewi.com - Sembilan mahasiswa Summer Program dari Queensland University of Technology (OUT) Australia saat ini berada di Universitas Surabaya (Ubaya). Mereka mengambil topik studi The Essential of Indonesian Property Market.

Namun selain fokus akan kajian tersebut, mereka juga punya agenda lain. Salah satu agenda kegiatan yang direncanakan selama dua minggu adalah belajar budaya Indonesia dan mengenal berbagai obyek wisata di Jawa Timur. Salah satu budaya yang dipelajari adalah tarian Jaranan Turonggo Yakso dari Trenggalek.
Kesembilan mahasiswa tersebut adalah Liam Cassidy, Timothy Chee, Thomas Duke, Jamie Kim, Bailey Pitt, Jessica Skinner, Shaun Wallace, Scott Cawston, dan Matthew Yu. Kegiatan belajar Tarian Jaranan Turonggo Yakso dilakukan pada (9/4) di Kampus Tenggilis Ubaya.

Mahasiswa Bachelor of Property Economics QUT ke Ubaya mulai tanggal 4-15 April 2018 dikoordinatori oleh Dr. Connie Susilawati.

“Tujuannya adalah memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia. Untuk itu diharapan, para mahasiswa nantinya juga bisa memperkenalkan sekaligus mempromosikan Tarian .laranan Turonggo Yakso di Australia khususnya di Brisbane," ungkap Adi Prasetyo Tedjakusuma, B.Bus., M.Com selaku Manajer Kerjasama Kelembagaan Luar Negeri Ubaya.

Tarian Jaranan Turonggo Yakso dipilih karena sangat jarang dimainkan. Pada kesempatan ini, Ubaya dapat memamerkan kekayaan budaya dan kesenian tari Indonesia Tari Jaranan Turonggo Yakso berbeda dengan tarian berkuda kepang pada umumnya.

Turonggo adalah kuda, Yakso adalah raksasa. Yang terlihat berbadan kuda, tapi berkepala raksasa. Ini menggambarkan potret perjalanan manusia yang selalu diwarnai oleh kebaikan dan keburukan.

”Kostumnya mulai dari kepala, iket/udeng, baju, kalung kace, deker, centing, sabuk, boro samir, sampur, celana panji, jarik, binggel, gongseng. Dilengkapi dengan properti berupa pecut dan kuda kepang,” tutur Dian Bokir sebagai pelatih tari. (Ibs)





dilihat : 117 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution