Selasa, 25 September 2018 10:26:17 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 67
Total pengunjung : 423103
Hits hari ini : 507
Total hits : 3898817
Pengunjung Online : 8
Situs Berita Kristen PLewi.Net -BNI Bantu ITS Salurkan Kredit Pendidikan






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 02 April 2018 15:06:12
BNI Bantu ITS Salurkan Kredit Pendidikan

Surabaya, Pustakalewi.com-PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menjalin kerjasama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya untuk mengembangkan fitur terbarunya, yaitu BNI Fleksi Pendidikan.

Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Gedung Rektorat ITS, Kamis (29/3.

Penandatanganan dilakukan oleh Rektor ITS, Prof Ir Joni Hermana MScES PhD, dan General Manager Divisi Penjualan Konsumer BNI, Hermita, dengan disaksikan oleh Direktur Hubungan Kelembagaan dan Transaksional BNI, Adi Sulistyowati.

Penandatanganan MoU ini juga dihadiri sejumlah pimpinan ITS dan BNI Kantor Wilayah Surabaya.

Dalam sambutannya, Adi Sulistyowati mengatakan, BNI dengan ITS sudah menjalin kerjasama sejak 1985, namun baru sebatas untuk pembayaran biaya kuliah (SPP), biaya ujian masuk PTN, dan beberapa pembayaran lainnya. “Karena itu, BNI ingin mengembangkan kerjasama ini, salah satunya dengan memberikan kredit Fleksi untuk para dosen dan mahasiswa ITS,” ujar Adi.

Menurut Adi, langkah tersebut selaras dengan arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menghendaki perbankan Indonesia menyediakan produk pembiayaan khusus untuk mendukung dunia pendidikan di tanah air.

“Produk pinjaman khusus pendidikan ini selain dapat membantu dosen dan mahasiswa dalam menyelesaikan masalah keuangannya, sekaligus mendorong perluasan basis debitur Produk BNI Fleksi hingga ke kalangan kampus,” jelas Adi lebih lanjut.

Pada kesempatan yang sama, Corporate Secretary BNI Kiryanto mengungkapkan, BNI Fleksi Pendidikan yang diluncurkan kali ini merupakan Fasilitas Kredit Tanpa Agunan (KTA) untuk kegiatan pendidikan bagi dosen dan juga mahasiswa, yang meliputi biaya Pendidikan Sarjana (S1) hingga mahasiswa tingkat doktoral (S3) di lembaga pendidikan dalam negeri dan luar negeri yang terakreditasi baik nasional maupun internasional. “Peluncuran produk ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan mahasiswa dan dosen di Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut Kiryanto memaparkan, pola pemberian BNI Fleksi Pendidikan bagi mahasiswa dibagi menjadi dua. Pertama, BNI Fleksi Mahasiswa Berprestasi yang merupakan mahasiswa aktif S1/ S2/ S3 penerima beasiswa. Kedua, BNI Fleksi Mahasiswa di mana penerima BNI Fleksi merupakan mahasiswa aktif S2 dan S3 yang telah bekerja dan menyalurkan gajinya melalui BNI.

Penerima pola pembiayaan ini dapat memperoleh skim grace period (skema yang memungkinkan debitur hanya membayar bunga dalam kurun waktu tertentu) atau skim reguler. “BNI juga menyalurkan pembiayaan bagi dosen ITS yang melakukan penelitian selama jangka waktu tertentu, dengan cicilan ringan yang berlaku untuk segala jenis penelitian,” imbuh Kiryanto.

Sementara itu, Joni Hermana mengatakan, upaya BNI membantu ITS dengan kredit Fleksi Pendidikan ini akan memudahkan peneliti di lingkungan ITS untuk mendapatkan dana penelitiannya. Sebenarnya ITS mendapatkan dana penelitian dari pemerintah sebesar Rp 60 miliar – 70 miliar per tahunnya, namun itu terkendala dengan proses alokasi dana tersebut.

“Karena timeline untuk penelitian rata-rata berkisar pada bulan Januari – November, namun alokasi dana baru turun pada bulan Agustus atau September,” ungkap Joni. Hal tersebut, lanjut Joni, menghambat para peneliti untuk melakukan penelitiannya, sehingga akhirnya mereka terpaksa sering membiayai penelitiannya sendiri.

Pada kesempatan acara yang sama, BNI juga menyalurkan bantuan pendidikan atau beasiswa berupa dana pendidikan kepada 20 mahasiswa S1 ITS yang berprestasi secara akademik. Total dana pendidikan yang disiapkan untuk keperluan satu tahun tersebut mencapai total biaya Rp 180 juta. Adapun kriteria mahasiswa S1 ITS yang menerima beasiswa/ bantuan dana pendidikan adalah memiliki Indeks Prestasi Kumulatif terakhir minimal 3,0. (ibs)

dilihat : 92 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution