Senin, 16 Juli 2018 23:05:15 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 153
Total pengunjung : 406089
Hits hari ini : 1699
Total hits : 3701369
Pengunjung Online : 5
Situs Berita Kristen PLewi.Net -KBRI Permudah Layanan BPJS Ketenagakerjaan untuk TKI di Singapura






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 12 Maret 2018 14:02:09
KBRI Permudah Layanan BPJS Ketenagakerjaan untuk TKI di Singapura

Singapura - KBRI Singapura mengintegrasikan layanan BPJS Ketenagakerjaan dengan aplikasi pekerja Indonesia di Singapura (I-PIS). Layanan tersebut untuk mempermudah para TKI yang ingin memiliki BPJS Ketenagakerjaan.

Integrasi BPJS Ketenagakerjaan tersebut diluncurkan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi bersama Menteri BUMN Rini Soemarno, Duta Besar RI Ngurah Swajaya, dan Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto.

"Dengan adanya integrasi BPJS ke dalam aplikasi pekerja Indonesia di Singapura (I-PIS). Pemegang kartu KPIS (Kartu Pekerja Indonesia Singapura) dan KPIS Pelaut dapat dengan mudah mendaftarkan diri ke dalam BPJS Ketenagakerjaan," kata Retno dalam sambutannya di KBRI Singapura, Minggu (11/3).

Menurutnya, BPJS Ketenagakerjaan merupakan asuransi yang wajib dimiliki pekerja Indonesia. Terlebih, dengan BPJS Ketenagakerjaan para TKI bisa memiliki jaminan untuk hari tua.
Hal ini, kata Retno, juga menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan layanan dan perlindungan WNI.

"Saya berharap agar inovasi yang saya luncurkan hari ini dapat memberikan banyak manfaat bagi para pekerja migran Indonesia dan para pelaut Indonesia yang ada di Singapura," ujar Retno.

Duta Besar RI untuk Singapura Ngurah Swajaya menerangkan I-PIS merupakan aplikasi yang menjadi bagian inovasi Smart Embassy. I-IPS merupakan aplikasi layanan agar para TKI dapat terhubung langsung dengan KBRI.

"Misalnya informasi yang diberikan KBRI, kita setiap minggu melakukan pelatihan, seperti bahasa Inggris, Mandarin, termasuk kuliah di Universitas Terbuka, pengaduan juga bisa. Termasuk BPJS Ketenagakerjaan," kata Ngurah.

"Mereka (TKI) berminat di JHT, mereka mau ikut sudah terintegrasi dengan aplikasi kita, selama ini belum terdaftar. Ini baru diluncurkan di KBRI Singapura," tambahnya.

Saat ini, tercatat ada 103 ribu TKI yang bekerja di Singapura dengan agensi yang bermitra dengan KBRI. Sementara, kata Ngurah, yang memiliki KPIS (Kartu Pekerja Indonesia Singapura) sejak diluncurkan pada 2016 sudah tercatat sekitar 30 ribu TKI.

"Kita melayani pembuatan KPIS 70 kartu per hari. Masa berlaku 2 tahun sesuai kontrak. 12 ribu (TKI) sudah pakai KPIS BNI, 18.000 KPIS biasa," lanjutnya.

dilihat : 85 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution