Sabtu, 18 Agustus 2018 04:10:18 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 154
Total pengunjung : 414140
Hits hari ini : 2750
Total hits : 3795584
Pengunjung Online : 3
Situs Berita Kristen PLewi.Net -SD Ciputra Surabaya Kenalkan Keberagaman Agama di Indonesia Sejak Dini






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 11 Maret 2018 23:05:19
SD Ciputra Surabaya Kenalkan Keberagaman Agama di Indonesia Sejak Dini

Surabaya – Mengajarkan kehidupan berbangsa dan bernegara dalam toleransi antar umat beragama dapat dimulai sejak dini terutama saat menempuh pendidikan sekolah dasar.

Pengajaran akan nilai – nilai tersebut bisa dilakukan dalam berbagai macam bentuk. Salah satunya dengan bentuk kegiatan Assembly yang diadakan oleh Sekolah Dasar Ciputra Surabaya di ruang Borobudur Sekolah Ciputra Surabaya, hari Rabu lalu (28/2/2018).

Murid-murid kelas 4 yang ada di sekolah tersebut baru saja menyelesaikan materi pembelajaran agama dengan tema tata ibadah di setiap agama masing-masing. Untuk melengkapi proses pembelajaran itu, maka para murid diwajibkan untuk ikut dalam assembly agama kelas 4 untuk mempelajari dan mengetahui bagaimana tata ibadah yang dilakukan di kelima agama. Perwakilan siswa masing – masing agama yang ada di kelas 4 melakukan pengenalan agamanya masing – masing.

Kegiatan itu dimaksudkan untuk semakin menumbuhkan nilai toleransi dan hormat kepada penganut agama yang berbeda-beda di Indonesia khususnya dalam lingkup sekolah Ciputra.

Pelaksanaan assembly ini dilakukan menurut ajaran agama Kristen, Budha, Islam, Hindu dan Katolik secara bergiliran dengan durasi waktu 90 menit secara keseluruhan.

Menurut Jeevamisha Manish Shah, murid beragama Hindu kelas 4C yang juga merupakan satu-satunya murid agama Hindu di kelas 4 sekolah tahun ajaran 2017 – 2018,

“Pada mulanya, saya sangat gugup untuk melakukan tugas saya mempresentasikan tata ibadah agama Hindu karena ini adalah untuk pertama kalinya. tapi saya berhasil melakukannya dengan baik. Saya juga merasa sangat senang bisa mengetahui beragam tata ibadah agama lain yang ada di Indonesia khususnya di sekolah Ciputra”

Sementara itu, Iskandar selaku guru Agama Islam di sekolah itu menyatakan, kegiatan ini memberikan faedah bagi siswa untuk dapat memahami dan mengerti kebersamaan dalam kebragamaan agama yang ada di Indonesia. “dengan adanya kegiatan ini maka anak-anak dapat memahami dan mengerti agama yang berbeda di sekolah ini. Besar harapan toleransi umat beragama dapat diajarkan sejak dini sehingga ke depannya mereka dapat saling menolong satu dengan yang lain,”kata Iskandar.

Kegiatan ini dilakukan dengan pengawasan dan pembimbingan dari kelima guru agama berbeda yang ada di sekolah Ciputra. Reaksi dari murid-murid setelah mengkuti assembly ini sangat baik dan mereka sangat antusias untuk menanyakan beberapa hal yang belum pernah mereka ketahui sebelumnya, seperti peralatan apa saja yang harus digunakan dalam sebuah tata upacara tertentu, bahasa yang digunakan, tujuan dari upacara yang dilakukan, sebutan atau panggilan yang ditujukan kepada pemimpin upacara agama.

Selain mempresentasikan agamanya masing – masing, murid yang lain membuat ringkasan pengamatan dari apa yang mereka ikuti dan perhatikan kemudian membuat renungan sebagai hal-hal yang akan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk pengenalan yang baru mengenai hidup bertoleransi di Indonesia khususnya di sekoalh Ciputra, Surabaya.pet/Keman

dilihat : 81 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution