Rabu, 18 Juli 2018 13:46:18 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 138
Total pengunjung : 406532
Hits hari ini : 951
Total hits : 3706032
Pengunjung Online : 5
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Cuaca Ekstrem, dr Beny Ajak Warga Sidoarjo Jaga Kesehatan






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 03 Maret 2018 11:08:58
Cuaca Ekstrem, dr Beny Ajak Warga Sidoarjo Jaga Kesehatan

Sidoarjo - Pada musim cuaca ekstrem sering kali masyarakat dihadapkan dengan berbagai penyakit. Apalagi pada musim penghujan biasanya banjir menjadi problem masyarakat.

Anggota DPRD Jatim dr Benjamin Kristianto MARS menegaskan seharusnya pemerintah baik tingkat satu maupun tingkat dua memberikan program-program yang ada pada dinas terkait untuk menyosialisasikan kepada masyarakat betapa pentingnya program pencegahan daripada pengobatan.

“Jangan menunggu masyarakat terjangkit musibah baru pemerintah melakukan tindakan. Padahal kalau pemerintah serius memberikan bantuan seperti bidang pembangunan pavingisasi maupun gorong-gorong ke kampung, maka tidak akan terjadi banjir,” terang dr beny saat serap aspirasi warga di Perum Kepuh Permai RT3 RW 8 Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo, Rabu ( 28/2) malam.

Politisi asal Partai Gerindra Jatim ini menyampaikan saat ini pemerintah sering kali melakukan tindakan pasca bencana terjadi, namun tidak memikirkan solusi bagaimana caranya supaya tak terjadi bencana seperti banjir maupun wabah penyakit.

“Pemerintah melalui dinas terkait seharusnya menyampaikan program-programnya tentang pengetahuan betapa pentingnya tindakan preventif daripada tindakan kuratif ,” ucap wakil rakyat asal Sidoarjo ini yang juga berprofesi dokter.

Oleh karena itu sebagai wakil rakyat yang sudah dipercaya warga Sidoarjo untuk duduk di DPRD Jatim, dr Beny mengimbau kepada Pemprov Jatim maupun pemkab setempat untuk melakukan gerakan pencegahan daripada gerakan pengobatan.

“Pendidikan, kesehatan dan pembangunan harus diutamakan. Jangan nunggu wabah penyakit datang akibat banjir atau kemunduran akhlak moral baru ditangani. Maka itu utamakan budaya preventif,” pungkas mantan anggota Komisi E DPRD Jatim ini.

Terpisah, Ketua Komisi E DPRD Jatim Suhartoyo menegaskan tindakan preventif sangat dibutuhkan. Karenanya Pemprov Jatim mengalokasikan anggaran besar untuk program preventif. Hal ini sebagai upaya agar jumlah penderita yang dirawat di rumah sakit menurun. “Dengan masyarakat sehat, maka negara jadi kuat,”tegasnya.bhr/red

dilihat : 66 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution