Senin, 14 Oktober 2019 20:01:15 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520138
Hits hari ini : 1507
Total hits : 5022091
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -KPU Jatim Resmi Tetapkan Dua Pasangan Calon Di Pilgub Jatim 2018






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 12 Februari 2018 23:05:55
KPU Jatim Resmi Tetapkan Dua Pasangan Calon Di Pilgub Jatim 2018

Surabaya - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur (Jatim) secara resmi menetapkan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno (Puti) dan Khofifah Indar Parawansa (Khofifah)-Emil Elestianto Dardak menjadi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur pada Pilgub Jatim 2018.

Hal itu ditetapkan langsung oleh Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito dalam rapat pleno terbuka di Kantor KPU Jatim, Jl. Tenggilis, Surabaya, Senin (12/2).

"Jadi, kami umumkan bahwa syarat pasangan calon mulai dari syarat pencalonan dan syarat pasangan calon sudah memenuhi syarat. Jadi, kedua pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak dan pasangan calon Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno itu juga sudah memenuhi syarat. Sehingga, kita tetapkan sekarang sah menjadi pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur," ungkap Eko Sasmito usai menggelar rapat pleno.

Karena itu, setelah ini KPU Jatim akan melanjutkan tahapan pemilihan untuk menentukan nomor urut pemilihan yang akan dilakukan di Hotel Mercure, Surabaya, Selasa (13/2/2018).

Selain itu, setelah ditetapkan hari ini Bawaslu Jatim mulai bekerja untuk mengawasi setiap pergerakan para calon atau tim pemenangan yang sekiranya melakukan kampanye di luar jadwal yang ditetapkan oleh KPU.

"Sekali lagi kami berharap kepada pasangan calon untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang tidak mengarah atau tidak ada unsur kampanye didalamnya sebelum masuk tahapan masa kampanye," ujar Ketua Bawaslu Jatim, Mohamad Amin.

Bahkan, pihaknya telah menyiapkan sanksi yang akan disesuaikan dengan motif kampanye terselubung. Karena itu, ia berharap agar masyarakat bisa melaporkan kepada Bawaslu jika ada unsur kampanye dalam pertemuan.

Saat disinggung terkait banyaknya alat peraga kampanye (APK) yang telah beredar, pria yang kerap disapa Amin itu akan melakukan koordinasi dengan KPU terkait dengan syarat APK.

"Kalau melanggar ketentuan akan kita tertibkan," tegasnya.

Penetapan sendiri disaksikan langsung oleh Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia (RI) Dr Harjono, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim Mohammad Amin, serta beberapa stakeholder lainnya. JT/red

dilihat : 432 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution