Deprecated: mysql_connect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/pustaka1/domains/pustakalewi.net/public_html/config.php on line 10
PUSTAKALEWI NEWS
 Jum'at, 13 Desember 2019 17:22:38 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 2
Total pengunjung : 20599
Hits hari ini : 816
Total hits : 566999
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Kader PKB dan Garda Bangsa Jatim Kutuk Penyerangan Terhadap Tokoh Agama






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 12 Februari 2018 20:11:57
Kader PKB dan Garda Bangsa Jatim Kutuk Penyerangan Terhadap Tokoh Agama

Surabaya,pl.com - Kader Partai kebangkitan Bangsa (PKB) dan Garda Bangsa Jawa Timur menggelar aksi turun jalan mengutuk keras aksi penyerangan terhadap tokoh-tokoh agama dan penyerangan tempat peribadatan. Dan yang terbaru adalah penyerangan terhadap jemaat dan romo di Gereja Santa Lidwina, Bedog, Sleman, DI Yogjakarta.

"Tindakan itu tidak dibenarkan dengan alasan apapun," tegas Koorlap Aksi Fauzan Fuadi di sela aksi keprihatinan di depan Monumen Polisi Istimewa Surabaya, Senin (12/2).

Menurut Fauzan, tindakan penyerangan di gereja itu sangat mencederai dan melukai semangat kebhinekaan bangsa Indonesia dan semangat persatuan dan kesatuan yang dijunjung sebagai bangsa yang beradab. Agama, suku, ras dan budaya menjadi simpul kebhinnekaan bangsa Indonesia yang memiliki nilai sangat tinggi.

"Kebhinnekaan bangsa Indonesia ini yang membedakan dengan negara lain. Sehingga, penyerangan dan pengrusakan terhadap simpul-simpul kebhinnekaan tersebut menjadi salah satu kejahatan besar yang harus dilawan bersama-sama," jelasnya.

Karena itu, PKB mendesak aparat kepolisian untuk bergerak cepat dan mengusut tuntas otak penyerangan terhadap tokoh agama tersebut. "Jika kondisi ini dibiarkan, dikhawatirkan dapat menimbulkan perpecahan kerukunan ditengah keberagaman masyarakat," tandasnya.

Mereka juga menggelar aksi simpatik ke Gereja Katholik Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) sambil membentangkan spanduk bertuliskan "Indonesia Tidak Takut", "Berduka atas teror Gereja Santa Lidwina". mwp

dilihat : 446 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution