Rabu, 19 Desember 2018 04:02:25 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 116
Total pengunjung : 451885
Hits hari ini : 828
Total hits : 4161335
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Survei Menunjukkan 3 dari 10 Universitas Terbaik di Asia Pasifik Berasal Dari Australia






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 07 Februari 2018 11:08:54
Survei Menunjukkan 3 dari 10 Universitas Terbaik di Asia Pasifik Berasal Dari Australia

Jakarta,pl.com - Crown Group, pengembang yang berbasis di Sydney dan pemenang penghargaan yang fokus pada pengembangan campuran dan hotel, kembali berbagi informasi terbaru tentang daftar Universitas Asia Pasifik Terbaik untuk tahun 2017.

Times Higher Education telah meluncurkan Peringkat Universitas Asia Pasifik pertamanya untuk tahun 2017 yang menggambarkan kekuatan pertumbuhan di sektor pendidikan tinggi di kawasan ini.

Peringkat Universitas Asia-Pasifik tahun 2017 ini telah berhasil menganalisa universitas di 38 negara di kawasan Asia Timur, Asia Tenggara dan Oceania. Keseluruhan peringkat menampilkan lebih dari 200 universitas dari 13 negara yang berbeda.

Jepang adalah negara yang paling banyak memiliki perwakilan dengan 69 universitas, diikuti Tiongkok berada di posisi kedua dengan 52 universitas. Negara lain yang memiliki kehadiran kuat di peringkat tersebut adalah Australia 35 universitas, Taiwan 26 Unuversitas, Korea Selatan 25 Universitas dan Thailand 9 Universitas.

Simon Marginson selaku Direktur Pusat Pendidikan Tinggi Global di UCL Institute of Education menunjukkan bahwa wilayah ini sudah lebih besar dari Eropa dan Inggris dalam hal jumlah siswa dan pengeluaran biaya penelitian.

"Dan suatu hari nanti akan sama pentingnya dengan AS dan Kanada, prediksinya Cukup sederhana Wilayah Asia Pasifik adalah yang paling dinamis di dunia pendidikan tinggi," kata Marginson.

Sementara itu, lanjutnya, peringkat tahunan Universitas Versi THEdan peringkat Universitas Asia memberi kita wawasan yang jelas untuk wilayah ini. "Kami percaya bahwa inilah saatnya untuk fokus lebih tajam pada bagian dunia yang unik dan menarik ini," katanya.

Sementara itu, Ian Jacobs selaku Presiden sekaligus Wakil Rektor University of New South Wales yang berbasis di Sydney, mengatakan, lempeng tektonik pendidikan tinggi global sedang bergeser.

"Tampaknya kawasan Asia Timur dan Tenggara, dikombinasikan dengan kekuatan tradisional Australia dan Selandia Baru, telah siap menerima keuntungan utama ini," tambah Ian.

Seperti yang diutarakan dalam laman Indonesia.embassy.gov.au, Australia telah menjadi pilihan tujuan belajar utama bagi warga Indonesia pada sepuluh tahun terakhir, dengan perbandingan satu dari empat mahasiswa yang belajar di universitas luar negeri, memilih Australia.

Pendaftaran dari Indonesia ke seluruh lembaga pendidikan Australiadari universitas hingga pusat pelatihan vokasional mencapai lebih dari 20.000 hingga bulan Juni tahun 2017 karena semakin banyak keluarga Indonesia yang mengakui bahwaAustralia itu lebih dekat, terjangkau dan aman, serta memiliki universitas-universitas kelas dunia.

Menanggapi hal tersebut, Indonesia Head of Sales Crown Group, Elis Sumarto, mengatakan bahwa data baru ini adalah pernyataan sangat kuat yang mengatakan bahwa Australia bukan hanya Save Heavenuntuk investasi properti, namun juga merupakan pusat pendidikan di Wilayah Asia.

"Australia telah menjadi tujuan institusi pendidikan utama selama beberapa dekade terakhir di kawasan ini, dan survei terbaru ini memperkuat posisi Australia sebagai salah satu Hub Pendidikan terbaik di Asia Pasifik" ujar Elis melalui keterangan tertulisnya di Jakarta (6/2/2018).

Ia mengungkapkan, jika dibandingkan dengan negara-negara lain di kawasan yang sama, Australia mungkin memiliki keuntungan yang tidak dimiliki negara lainnya, yaitu sebagai tujuan investasi property dan pusat pendidikan.

"Saat ini sudah terjadi pergeseran usia dari tipe pembeli produk-produk kami dimana semakin banyak jumlah tipe investor berusia di bawah 40 tahun, dengan jumlah presentase lebih dari 40% dan masih terus bertambah. Mereka masih aktif untuk melanjutkan pendidikannya atau sudah berfikir untuk melakukan investasi jangka panjang apabila anak-anak mereka nanti melanjutkan sekolah di luar negeri," kata Elis.

Daftar baru ini juga menunjukkan bahwa Melbourne dan Sydney tidak lagi mendominasi daftar universitas terbaik di Australia. Ada kota lain di negara ini yang memiliki institusi pendidikan yang sangat bagus, dan mereka mengejar dengan cepat.

"Dan ini menjadi sangat penting bagi kami sebagai pengembang karena memberikan kami banyak opsi dalam meluaskan dan mengembangkan proyek-proyek kami di masa depan," ungkapnya.

Menurutnya, inilah sebabnya mengapa kami selalu mengembangkan proyek hunian di dekat institusi-intitusi pendidikan tersebut, mengetahui kebutuhan masyarakat dan para pembeli kami untuk memiliki akses mudah terhadap universitas-universitas ini.

"Pada tahun 2018, Crown Group akan meluncurkan proyek pengembangan mixed-use terbarunya di Eastlakes, Sydney dan proyek high rise pertamanya di Melbourne," tutup Elis.pr/red/mwp

dilihat : 145 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution