Jum'at, 23 Agustus 2019 19:00:09 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520082
Hits hari ini : 2334
Total hits : 4895520
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Kuasa Hukum Bos Empire Palace Dilaporkan Chin-Chin Ke Polda Jatim






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 05 Februari 2018 22:08:14
Kuasa Hukum Bos Empire Palace Dilaporkan Chin-Chin Ke Polda Jatim

Surabaya,pl.com - Trisulowati Jusuf melaporkan kuasa hukum mantan suaminya dengan dugaan pemalsuan tanda tangan surat kuasa dalam gugatan praperadilan yang diajukan Gunawan Angka Widjaja melawan Polda Jatim ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Chin Chin demikian panggilan akrabnya, datang ke gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) sekitar pukul 10.00 WIB didampingi kuasa hukumnya Hotman Paris Hutapea SH untuk melaporkan mantan suaminya tersebut.

Sebelum masuk ke ruang SPKT, perempuan yang mengenakan sweater kuning melaporkan dua oknum pengacara yang memegang perkara praperadilan itu.

"Oknum itu namanya AM dan EDN. Mereka kami laporkan terkait dugaan pemalsuan surat kuasa dan penyembunyian DPO dan menghalang-halangi penyidikan," ujar Chin Chin didampingi Hotman

Dikatakan Hotman, pasal yang dipersangkakan dalam laporannya nanti adalah pasal 263 ayat 1 KUHP dengan hukuman ancaman 6 tahun penjara dan pasal 221 KUHP dengan ancaman hukuman 9 bulan.

Menurut Hotman, untuk pengajuan gugatan praperadilan untuk dua laporan polisi yakni nomor Laporan Polisi (LP) 100 dan LP nomor 101.

Padahal di LP Nomor 100, Gunawan baru ditetapkan sebagai tersangka pada 2 Januari 2018.

"Surat kuasa ditandatangani tanggal 27 Oktober 2017. Artinya surat kuasa itu dibuat sebelum Gunawan menjadi tersangka," paparnya.

Dijelaskan Hotman, atas surat kuasa yang ada, seharusnya Kepaniteraan Pidana di PN Surabaya tidak menerima.

"Dari awal tidak layak untuk disidangkan dan layak untuk ditolak," tandasnya.

Chin Chin menambahkan, ia tahu dan menduga tanda tangan dalam surat kuasa bukan tanda tangan dari Gunawan.

Ia melihat dari garis tangan Gunawan tidak sama.

Ciri-cirinya tulisan Gunawan tulisan agak bulat, sedangkan ini agak lancip.

"Ini juga ada pembandingnya," sambung Chin Chin.mwp

dilihat : 446 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution