Selasa, 17 Juli 2018 14:25:32 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 108
Total pengunjung : 406228
Hits hari ini : 862
Total hits : 3703037
Pengunjung Online : 7
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Presiden Turki Akan Temui Paus di Vatikan Bahas Yerusalem






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 17 Januari 2018 11:08:07
Presiden Turki Akan Temui Paus di Vatikan Bahas Yerusalem

Turki - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berencana akan mengunjungi Sri Paus Francis di Vatikan bulan depan. Kunjungan itu disebut untuk membahas terhadap pengakuan kontroversial Amerika Serikat bahwa Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Kunjungan pertama Erdogan ke negara kecil tersebut akan dimulai pada 5 Februari. Kunjungan ini akan menjadi yang pertama dilakukan seorang presiden Turki sejak 1959.

Dilansir AFP, Selas (16/1), Erdogan selaku pemimpin Turki dan kepala Gereja Katolik Roma menentang keras kebijakan yang dikeluarkan Presiden AS Donald Trump soal Yerusalem pada akhir tahun lalu itu.

AS di bawah Presiden Donald Trump sebelumnya mengeluarkan kebijakan yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Bahkan Trump juga berencana memindahkan Kedutaan Besarnya di Tel Aviv ke Yerusalem.

Kebijakan Trump itu mendapat kecaman dari banyak negara di penjuru dunia.

Sebelumnya, Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan, untuk pertama kalinya Trump menawarkan Abu Dis, kota bersebelahan dengan Yerusalem, sebagai Ibu Kota Palestina. Pengakuan Abbas itu disampaikan dalam pidato di Dewan Pusat Organisasi Pembebasan Palestina (PLO).

"Yerusalem adalah ibu kota abadi Palestina," kata Abbas dalam pertemuan yang membahas pengakuan Amerika Serikat atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, Minggu (14/1).

"Kita berada di titik kritik dan masa depan kita dalam bahasa. Kami baru-baru ini ditawari Abu Dis sebagai ibu kota kita," kata Abbas seperti dilaporkan CNN.

Kabar soal tawaran Abu Dis untuk menjadi Ibu Kota Palestina tersebut untuk pertama kali dilansir oleh The New York Times pada awal Desember lalu.cnn/red/mwp

dilihat : 134 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution