Minggu, 16 Juni 2019 20:05:25 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 217
Total pengunjung : 514214
Hits hari ini : 3960
Total hits : 4714718
Pengunjung Online : 10
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Museum Bahari Terbakar, Ratusan Benda Bersejarah Tak Terselamatkan






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 17 Januari 2018 08:05:18
Museum Bahari Terbakar, Ratusan Benda Bersejarah Tak Terselamatkan

Jakarta - Si Jago Merah melanda Museum Bahari di Penjaringan, Jakarta Utara, pada Selasa (16/1/2018) sekitar pukul 08.45. Sebanyak 21 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Utara untuk menjinakkan api.

Api pertama kali diketahui oleh petugas kebersihan di museum tempat penyimpanan koleksi benda-benda bahari bersejarah tersebut.

Kepala Museum Bahari, Husni Sonizar mengatakan, api melahap Gedung A Blok 1 dan 2 dan Gedung C Blok 1 dan 2. Gedung tersebut merupakan tempat penyimpanan benda-benda bersejarah di bidang bahari.

“Beberapa blok sudah tidak bisa diselamatkan,” kata Husni.

Di Gedung A lantai dasar berisi koleksi benda-benda Angkatan laut. Sementara di lantai satu merupakan diorama tentang sejarah dan tokoh-tokoh kelautan internasional.

“Di Blok C lantai dasar merupakan gudang, lantai satu berisi alat-alat navigasi laut dan miniatur perahu,” lanjut Husni.

Husni berharap barang-barang koleksi di sisi selatan Gedung A dan C bisa diselamatkan.

Kasudin Damkar Jakarta Utara, Satriadi Gunawan, mengatakan sekitar pukul 11.12 api sudah berhasil dipadamkan. Namun hingga saat ini, petugas masih berada di lokasi untuk melakukan proses pendinginan.

“Tidak ada perambatan, api sudah bisa dipadamkan. Tinggal bara-bara saja kita yakinkan (mati). Asap yang ada ini kita terus padamkan. Anggota tembus sampai gedung D, ada sekitar 70 orang personel,” ujar Satriadi di lokasi.

Gunawan mengaku timnya tak menemukan kesulitan yang berarti selama proses pemadaman. Namun hingga saat ini, penyebab kebakaran masih belum diketahui.

“Kesulitan sih enggak, hanya menuju TKP kemacetan saja. Sumber air kita tidak masalah, lokasi juga tidak masalah. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” ucap Satriadi.
Api diketahui membakar Museum Bahari di Gedung A, C, dan D. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat datang dan memantau langsung proses pemadaman api.

Museum Bahari menyimpan koleksi perahu tradisional berbagai bentuk, gaya, dan hias sejak zaman VOC. Di dalamnya juga ada miniatur kapal modern dan peralatan melaut nelayan Indonesia dari Sabang sampai Merauke.ci/red/mwp

dilihat : 436 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution