Minggu, 16 Desember 2018 01:42:12 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 26
Total pengunjung : 450851
Hits hari ini : 77
Total hits : 4153262
Pengunjung Online : 2
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Lewat Twitter dan Facebook, Presiden Jokowi Ucapkan Selamat Natal






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 27 Desember 2017 08:05:32
Lewat Twitter dan Facebook, Presiden Jokowi Ucapkan Selamat Natal

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ucapan Selamat Merayakan Natal untuk umat Kristiani di seluruh Indonesia yang merayakan Natal. Ucapan selama ini disampaikan Presiden Jokowi melalui cuitan di akun twitternya dan fanpage facebook miliknya, Senin (25/12/2017).

“Untuk umat Kristiani di seluruh Indonesia, saya mengucapkan selamat merayakan Natal. Keragaman umat beragama di Indonesia adalah rahmat bagi kita semua,” tulis Presiden Jokowi melalui akun twitternya @jokowi yang diunggahnya.

Sementara melalui fanpage facebook miliknya, Presiden Jokowi selain mengucapkan “Selamat Hari Natal 2017 Bagi Segenap Umar Kristiani”, juga menambahkan kata-kata “Keragaman adalah rahmat bagi kita semua. Semoga kedamaian dan keselamatan senantiasa menyertai kita, di dunia dan di negeri ini.

Harapan Menag

Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saefuddin juga menyampaikan ucapan “Selamat Merayakan Natal” bagi umat Kristiani yang sedang bersukacita. “Selamat menebarkan kedamaian bagi sesama. Damai di bumi, damai di hati” tulis Menag melalui akun twitternya @lukmansaifuddin yang diunggahnya Senin (25/12/2017) pagi.

Sementara melalui website www.kemenag.go.id, Menag berharap Natal menjadi momentum bagi Umat Kristiani untuk terus meningkatkan kualitas pemahaman dan pengamalan ajaran agama.

Menurutnya, Natal bisa menjadi momentum bagi umat Nasrani untuk kembali ke esensi ajaran agama yang memanusiakan sesama.

“Mari kita saling menghargai dan menghormati antarsesama saudara sebangsa. Baik terhadap yg merayakan maupun yg tidak. Baik terhadap yg tak mengucapkan “Selamat Natal” karena keyakinannya, maupun terhadap yang mengucapkannya,” tutur Menag. (ES/BJ/red)

dilihat : 183 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution