Senin, 16 Juli 2018 01:54:36 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 180
Total pengunjung : 405923
Hits hari ini : 3011
Total hits : 3698835
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Rombongan Lintas-Agama Asal Bahrain Kunjungi Israel






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 11 Desember 2017 14:05:05
Rombongan Lintas-Agama Asal Bahrain Kunjungi Israel

Rombongan lintas-agama dari Bahrain berkunjung ke Israel di tengah-tengah kehebohan di Bahrain karena keputusan Presiden Amerika Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel, dan menimbulkan kemarahan sebagian di negara pulau itu yang mendukung Palestina.

Kunjungan rombongan itu diadakan setelah dua orang ulama atau rabbi Yahudi yang berbasis di Amerika mengatakan bahwa Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa berpendapat bahwa pemboikotan Israel yang sudah lama oleh negara-negara Arab seharusnya diakhiri.

Sekalipun para pengurus kunjungan itu telah berkali-kali menyebut kunjungan mereka sebagai non-politis, waktu kunjungan itu diadakan sementara Bahrain semakin kelihatan sebagai contoh bagi negara-negara Arab Teluk lain untuk melihat apa yang dapat terjadi kalau mereka mengakui Israel.

Rombongan 30 orang dari Bahrain itu yang terdiri dari, antara lain, penganut Buddha, Kristen, Hindu, Yahudi dan Muslim, terbang ke Israel untuk menghadiri acara pertemuan lintas-agama. Mereka berencana mengunjungi universitas-universitas dan berbicara dengan para pejabat disana mengenai topik-topik yang menjadi minat bersama, kata Rabbi Abraham Cooper dari Simon Wiesenthal Center yang berbasis di Los Angeles.

Raja Hamad menjamu Cooper dan seorang rabbi lain bulan Februari dari Simon Wiesenthal Center. Bulan September, putra Raja Hamad, Pangeran Nasser bin Hamad Al Khalifa, pergi ke pusat tersebut untuk mempromosikan deklarasi toleransi beragama yang ditandatangani raja tersebut. voa/red

dilihat : 113 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution