Selasa, 18 Juni 2019 16:02:03 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 162
Total pengunjung : 514646
Hits hari ini : 2444
Total hits : 4722892
Pengunjung Online : 5
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Produk Tidak Aman, Honda Akan Recall 2.552 Unit Accord di Indonesia






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 27 November 2017 14:02:18
Produk Tidak Aman, Honda Akan Recall 2.552 Unit Accord di Indonesia

Jakarta - PT. Honda Prospect Motor (HPM) akan melakukan program penarikan dan perbaikan (recall) lebih dari 2.500 unit sedang Accord di Indonesia.

Indonesia menjadi salah satu negara yang masuk dalam program recall sedan Accord dalam skala global.

Jumlah sedan Accord yang di-recall di Indonesia hanya sekitar 0,1 persen dari total unit Accord yang ditarik di seluruh dunia.

"Di Indonesia (Accord yang ditarik) ada 2.552 unit," kata Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT. HPM, Jonfis Fandy seperti dikutip dari suara.com

Sebelumnya, Honda, melalui keterangan pers, mengatakan Accord yang beredar di Indonesia juga termasuk ke dalam program penarikan global bagi sedan tersebut. Adapun Accord yang ditarik merupakan rakitan periode 2013-2016.

Unit-unit itu ditarik karena adanya ketidaksempurnaan penyegelan pada sensor aki. Hal ini berpotensi menyebabkan korslet dan arus pendek.

"HPM menjalankan kampanye ini sebagai bagian dari program global yang dijalankan oleh Honda Motor Co., Ltd. untuk memastikan standar keselamatan dan kualitas tertinggi pada seluruh produknya," tulis Honda dalam pernyataan mereka.

Secara keseluruhan, ada 2,1 juta unit Accord produksi 2013-2016 yang ditarik di seluruh dunia. Sebanyak 1,15 juta unit di antaranya ada di Amerika Serikat.

Pengumuman penarikan global Accord sendiri pertama kali diumumkan di Negeri Paman Sam pada pertengahan Juli tahun ini.

Di Indonesia sendiri, penarikan bakal dimulai pada, Kamis (30/11/2017) pekan depan, di seluruh diler Honda di Tanah Air.

"Ada waktu enam bulan. Kami mohon konsumen datang secepatnya," ucap Jonfis lagi.

Honda akan memeriksa dan mengganti komponen yang bermasalah tanpa biaya sepeser pun. Dibutuhkan kurang lebih 30 menit dalam proses pemeriksaan dan penggantian.suara/red

dilihat : 478 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution