Rabu, 19 September 2018 08:10:01 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 37
Total pengunjung : 421461
Hits hari ini : 334
Total hits : 3879255
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Jembatan Tol tol Pasuruan-Probolinggo Ambruk






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 30 Oktober 2017 08:02:35
Jembatan Tol tol Pasuruan-Probolinggo Ambruk

Pasuruan - Dua orang korban luka-luka kecelakaan proyek tol Pasuruan-Probolinggo, masing-masing Sugiono dan Nurdin masih harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Purut, Kota Pasuruan, Jawa Timur.

Kepala Kepolisian Resor Kota Pasuruan Ajun Komisaris Besar Polisi Rizal M, Minggu (29/10/2017), mengatakan dua orang ini salah satunya mengalami luka patah kaki dan luka punggung.

"Saat ini korban yang mengalami luka-luka tersebut masih dalam perawatan secara intensif," ujarnya saat dikonfirmasi via telepon.

Ia mengemukakan, begitu mengetahui ada peristiwa kecelakaan proyek tersebut, petugas kepolisian langsung menghentikan sementara proses pengerjaan proyek untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Sudah ada empat orang pekerja proyek yang kami mintai keterangan terkait dengan peristiwa kecelakaan proyek ini untuk mengetahui secara detil kejadiannya seperti apa," ujarnya.

Ia mengatakan, dari laporan yang diterima di lapangan menyebutkan kroologis kejadian terjadi pada saat pemasangan yang sebelah timur, tiba-tiba goyang dan jatuh sehingga menyenggol ketiga balok grider lainnya.

"Akibatnya, balok grider yang terpasang tersebut ambruk dan menimpa beberapa unit kendaraan yang berada di bawahnya, sehingga menyebabkan korban jiwa dan kerugian materiil," katanya.

Atas kejadian tersebut seorang pekerja meninggal dunia, dan dua orang mengalami luka-luka, serta beberapa kendaraan yang berada di bawahnya mengalami kerusakan parah.

"Untuk kerugian materiil yakni dua unit sepeda motor, satu unit mobil pikap warna hitam, dan juga satu unit truk tronton," katanya.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan secara intensif termasuk juga menunggu hasil laporan dari tim forensik.

"Kami belum mentukan siapa tersangka dalam kejadian ini, karena proses penyelidikan masih terus dilakukan," ujarnya.ant/red

dilihat : 127 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution