Selasa, 18 Desember 2018 15:49:23 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 269
Total pengunjung : 451700
Hits hari ini : 1337
Total hits : 4159401
Pengunjung Online : 2
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Kerjasama Dengan Instansi Terkait, SPKT Polda Jatim Luncurkan Aplikasi SKOT






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 11 Oktober 2017 08:05:04
Kerjasama Dengan Instansi Terkait, SPKT Polda Jatim Luncurkan Aplikasi SKOT

Surabaya,pl.com - Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim dan Instansi terkait menandatangani nota kesepahaman atau MoU dalam peluncuran Aplikasi Surat Keterangan Orang Terlantar (SKOT) online, Selasa(10/10).

Penandatanganan MoU dilakukan di gedung SPKT Polda Jatim yang dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa Timur Siti Nurahmi, Sekretaris Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan (Dishub LLAJ) Jatim Arifin imanadji, Perwakilan dari Dinas Sosial Jatim yakni Kabid Linjamsos Novi Widianti, Kepala Dishub Kota Surabaya Irfan Widianto, dan Kepala Kantor Kesyahbandaran Tanjung Perak Amirudin.

“Kesepakatan bersama ini dalam rangka mendukung program Kapolri dan progran patuh Kapolda Jatim, maka SPKT Polda Jatim membuat inovasi guna meningkatkan pelayanan publik berbasis good government khususnya pelayanan terhadap orang terlantar," jelas Akbp. Andre J. W. Manuputty Sik.

Menurutnya, hal yang melatarbelakangi diluncurkannya layanan ini karena Polda Jatim menganggap proses permohonan SKOT sebelumnya membutuhkan waktu yang lama karena tidak adanya integrasi yang baik antar instansi.

"Bisa lebih singkat, bisa mendata orang terlantar dengan data yang akurat dan lebih efektif," lanjut Andre.

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya pernah melayani orang yang mengaku sebagai orang terlantar, padahal alasan tersebut dimanfaatkan untuk mendapatkan tiket perjalanan pulang yang kemudian dijual ke pihak lain untuk memperoleh keuntungan.

"Mereka tahu kalau Dinsos ada biaya untuk kembali ke daerah asal bagi orang terlantar sehingga dia minta uangnya lalu dia jual tiketnya seakan - akan dia calo. Ada juga untuk bepergian kesana - kesini untuk travel gratis," tegasnya.

Sekedar diketahui, peluncuran SKOT online merupakan layanan berbasis informasi teknologi yang digagas SPKT Polda Jatim pertama di Indonesia, untuk melayani permintaan surat keterangan orang terlantar, surat kehilangan dan sebagai data orang hilang agar lebih mudah cepat dan efektif.

Hingga bulan Oktober 2017 sudah ada 70 laporan terkait permohonan SKOT di Polda Jatim.red/Nur

dilihat : 150 kali


   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution