Selasa, 18 Desember 2018 16:21:53 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 280
Total pengunjung : 451711
Hits hari ini : 1405
Total hits : 4159469
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Atas Tuduhan Penghasutan Israel Akan Tutup Kantor Al-Jazeera






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 07 Agustus 2017 14:14:45
Atas Tuduhan Penghasutan Israel Akan Tutup Kantor Al-Jazeera

Israel - Israel pada Minggu (6/8) mengatakan akan menutup kantor berita Al-Jazeera di negaranya, setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menuding media asal Qatar itu melakukan penghasutan.

Kementerian Komunikasi Israel, dikutip AFP, menyatakan akan menuntut pencabutan kredensial jurnalis yang bekerja untuk kantor berita tersebut dan juga memutus koneksi kabel dan satelitnya.

Sebelumnya, pada 27 Juli, Netanyahu telah menyatakan dia ingin Al-Jazeera didepak dari negaranya seiring ketegangan yang meningkat di situs suci Yerusalem, yang disebut Bukit Bait Suci oleh umat Yahudi.

“Kantor berita Al-Jazeera terus menghasut soal kekerasan yang terjadi di Bukit Bait Suci,” tulis Netanyahu di akun Facebook resminya.

Bentrokan sempat terjadi di situs suci bagi tiga agama besar di dunia itu bulan lalu, menyusul tewasnya dua polisi Israel di Yerusalem. Insiden itu memicu pemasangan detektor logam di gerbang masjid Al Aqsa yang kemudian menyebabkan konflik dengan Palestina.

“Saya telah meminta beberapa kali kepada lembaga hukum untuk menutup kantor Al Jazeera di Yerusalem,” kata Netanyahu.

“Jika ini tidak bisa dilakukan dengan alasan interpretasi hukum, saya akan menyusun undang-undang baru untuk mengusir Al-Jazeera dari Israel,” tambahnya.

Pemerintahan Netanyahu berulang kali menuding kantor berita yang berbasis di Doha itu atas pemberitaan yang bias terkait konflik Israel-Palestina.

Di sisi lain, pemerintahan Netanyahu dipandang sebagai aliran kanan paling ekstrem dalam sejarah Israel. Dia kerap mengkritik media dan menuding kantor berita mencari celah demi mencoreng pemerintahannya.

CNNindonesia

dilihat : 125 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution