Minggu, 16 Desember 2018 08:55:38 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 101
Total pengunjung : 450928
Hits hari ini : 686
Total hits : 4153871
Pengunjung Online : 2
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Pasangan Gay Muslim di Inggris Resmi Menikah






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 13 Juli 2017 20:13:19
Pasangan Gay Muslim di Inggris Resmi Menikah

Inggris - Pasangan gay Muslim asal Inggris menjadi yang pertama yang menggelar pernikahan. Mereka berharap bisa “menunjukkan pada dunia bahwa tidak apa-apa menjadi Muslim dan gay”.

Jahed Choudhury dan Sean Rogan menggelar upacara pernikahan di Walsall, West Midlands. Itu merupakan upacara pernikahan pertama di Inggris yang salah satu mempelainya beragama Islam.

Keduanya mengenakan busana pernikahan tradisional Bangladesh. Pesta pernikahan berlangsung intim dengan dikelilingi keluarga dan sahabat.

Choudhury, 24, mengatakan kepada media lokal bahwa dia merasa seperti kambing hitam di keluarganya, yang menganut agama Islam fanatik. Dia kerap di-bully di sekolah karena orientasi seksualnya. Dia juga sering diserang oleh Muslim lainnya dan dilarang masuk ke dalam masjid.

Dia menyebut mencoba mengubah orientasi seksualnya, bahkan melakukan ibadah umrah ke Arab Saudi dan pulang kampung ke Bangladesh. Namun, dia malah bertambah depresi dan pernah mencoba bunuh diri.

Tetapi semua berubah ketika Choudhury bertemu Sean Rogan.

Mereka mulai tinggal bersama pada 2015 dan Choudhury melamar Rogan di hari ulang tahunnya, tahun lalu.

“Pernikahan ini menunjukkan pada orang lain bahwa saya tidak lagi peduli. Keluarga saya tidak datang, mereka tidak ingin melihat pernikahan ini. Terlalu memalukan bagi mereka,” papar Choudhury.

"Bagi mereka, ini [homoseksualitas] adalah penyakit dan bisa disembuhkan, bahkan sebagian keluarga menyebut ini hanya tahap pendewasaan," tambah dia.

Choudhury ingin menunjukkan bahwa menjadi seorang gay adalah jati dirinya sejak dulu dan mencoba menolak hal itu justru bisa menimbulkan depresi.

"Saya ingin mengatakan pada setiap orang merasakan hal yang sama dengan saya, bahwa ini baik-baik saja. Kita bisa menunjukkan pada dunia bahwa menjadi Muslim dan gay itu tidak apa-apa," tegasnya.

Rogan, 19, menyatakan dia akan terus berada di samping Choudhury, "setiap langkah, hingga kapan pun."

"Menjadi seorang gay bukanlah kesalahan, bukan juga sebuah fase. Kami butuh dukungan," tambah Rogan.

Meskipun begitu, Balai Kota Walsall, tempat mereka menikah, menyebut agama tidak dicatat dalam surat pernikahan. Di Inggris, pernikahan sesama jenis dengan seremonial keagamaan terbilang jarang. Hanya terdapat satu data di 2014.

Sementara, Dewan Muslim Inggris, yang mewadahi lebih dari 500 organisasi Islam dan masjid di Inggris, bersama dengan Gereja Inggris, secara tegas menolak legalisasi pernikahan sesama jenis di Inggris dan Wales pada 2013.

Adapun pernikahan gay kemudian diresmikan di Skotlandia, namun tetap ilegal di Irlandia Utara.

CNNIndonesia

dilihat : 144 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution