Selasa, 17 Juli 2018 14:31:05 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 108
Total pengunjung : 406228
Hits hari ini : 882
Total hits : 3703057
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Pembangunan Gereja Katolik di SP-7 dilanjutkan






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 03 Juli 2017 02:13:26
Pembangunan Gereja Katolik di SP-7 dilanjutkan

Merauke – Pasca bazar pencarian dana yang dilakukan masyarakat di SP-7, Kampung Hidup Baru, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke pekan lalu, kegiatan pembangunan gereja dilanjutkan kembali.

Ketua Panitia pembangunan gereja, Hendrikus Sareng Minggu (2/7/2017) mengungkapkan, saat kegiatan bazar makanan seperti daging, ikan serta beberapa jenis makanan lain yang dibeli dengan uang, tamu-undangan yang datang dari Kota Merauke, juga menyumbangan beberapa bahan material seperti semen, pasir, kusen pintu dan jendela maupun seng.

Setelah dihitung, jumlah keseluruhan uang maupun material yang disumbangkan, mencapai Rp140 juta. “Saat itu ada beberapa yang langsung menyetor uang dengan totalnya sekitar Rp17 juta,” ujarnya.

“Kami sedang mempersiapkan surat dan dokumen foto gereja untuk mendatangi para donatur. Sehingga bisa mendapatkan jawaban lebih lanjut sumbangan baik dana maupun material seperti seng, semen, pasir maupun kusen diberikan. Sehingga kegiatan pembangunan gereja berjalan dengan lancar,” katanya.

Hal serupa disampaikan panitia lain, Nasli Koten. “Dalam beberapa hari terakhir, saya ada di kota untuk mendatangi rumah para donator menyerahkan surat bersama dokumen foto gereja serta kegiatan bazar,” tuturnya.

Nasli mengaku, panitia tidak pernah menyangka bazar yang hanya berjalan kurang lebih tiga jam, mendapat respon sangat besar para tamu dan undangan dari kota. “Bagi kami di kampung, ini sesuatu sangat luar biasa, karena dalam hitungan jam, uang maupun material pembangunan gereja diberikan,” katanya. (Jubi/red)

dilihat : 237 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution