Rabu, 22 Mei 2019 12:15:14 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 234
Total pengunjung : 505072
Hits hari ini : 1421
Total hits : 4627465
Pengunjung Online : 7
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Ahmad Basarah: Jangan Adu-Domba Islam dan Nasionalis






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 24 Juni 2017 08:05:10
Ahmad Basarah: Jangan Adu-Domba Islam dan Nasionalis

Jakarta - Ketua Fraksi PDI Perjuangan MPR-RI Ahmad Basarah berujar, jangan adu-domba golongan Islam dan golongan Nasionalisme. Keduanya, harus berdampingan dengan kokoh dan seimbang.

“Islam dan Nasionalisme atau golongan Islam dan golongan Nasionalisme ibarat dua rel kereta api. Keduanya harus berdampingan dengan kokoh dan seimbang,” terang Basarah dalam Haul Bung Karno ke-47 dan peluncuran buku “Bung Karno, Islam, dan Pancasila” di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/6/2017) kemarin.

Jika salah satu relnya patah, sambung dia, maka bukan hanya kereta api yang berada di atasnya tidak dapat mengantarkan penumpangnya sampai ke tujuan. Akibat fatalnya kereta api itu akan terjungkal dan mencelakakan para penumpang yang ada di dalamnya.

Tampak hadir pada kesempatan itu Presiden Ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua Mahkamah Konstitusi Prof Dr Arief Hidayat, mantan Ketua MK Mahfud MD, Menkumham Yasonna Laoly, Mendagri Tjahjo Kumolo, pimpinan fraksi di MPR-RI.

“Kalau Islam dan Nasionalisme dipisahkan atau diadu-domba maka hancurlah Indonesia,” tegas Basarah lagi dalam sambutan berjudul “Pledoi untuk Bung Karno dan Pemikiran-Pemikirannya” itu.

Dia pun berpendapat, Pancasila yang di dalamnya mengandung unsur-unsur keIslaman dan Nasionalisme laksana dua rel kereta api.

Jika keduanya berdampingan dengan kokoh akan dapat mengantarkan negara kesatuan Republik Indonesia dengan segenap rakyatnya yang majemuk, baik dari aspek agama, suku, etnis dan antar-golongan akan sampai pada tujuan bernegaranya.

“Tatanan masyarakat yang subur makmur dan adil serta bahagia lahir bathin (Baldatun Thayyibatum Wa Rabbun Ghafur),” ungkapnya.

Masih kata Basarah, bangsa Indonesia patut bersyukur karena telah diwariskan oleh para pendiri negara sebuah dasar dan ideologi negara yang kualitasnya telah melampaui ideologi bangsa-bangsa lain di dunia.

“Sebagai sebuah bangsa yang besar kita patut bersyukur karena telah diwariskan oleh para pendiri negara sebuah dasar dan ideologi negara yang kualitasnya telah melampaui ideologi bangsa-bangsa lain di dunia,” katanya.

Pancasila sambungnya, lebih baik dari Manifesto Komunis karena pada Sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Pancasila lebih baik dari paham liberalisme/kapitalisme karena punya Sila Keadilan Sosial dan Pancasila juga lebih baik dari sistem khilafah karena punya Sila Persatuan Indonesia.

Diketahui, buku “Bung Karno, Islam, dan Pancasila” materi substansinya sebagian besar diambil dari disertasi doktor Ahmad Basarah pada Fakultas Hukum Universitas Diponegoro Semarang dengan judul disertasi “Eksistensi Pancasila Sebagai Tolok Ukur dalam Pengujian UU terhadap UUD 1945 di Mahkamah Konstitusi. “Kajian Perspektif Filsafat Hukum dan Ketatanegaraan” yang dipertahankan dalam sidang terbuka ujian doctoral pada 10 Desember 2016.

“Semoga hadirnya buku Bung Karno, Islam, dan Pancasila akan memberikan manfaat dan dapat menjadi jembatan pemikiran antara pandangan Golongan Islam dan Golongan Nasionalis dalam menghadapi dan menyikapi perubahan sosial yang sedang terjadi dalam masyarakat Indonesia saat ini,” tandas Legislator Parpol berlambang banteng yang kini di Komisi Hukum DPR-RI itu. (OSS/Bj)

dilihat : 429 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution