Senin, 23 Juli 2018 16:51:48 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 188
Total pengunjung : 407736
Hits hari ini : 1342
Total hits : 3718492
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -KPPU Apresiasi Putusan PN Surabaya Terkait Kasus Paket Tender PJU Sidoarjo






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 13 Juni 2017 02:10:02
KPPU Apresiasi Putusan PN Surabaya Terkait Kasus Paket Tender PJU Sidoarjo

Surabaya,pl.com - Kepala Komisi Pengawas Persaingan Usaha Kantor Perwakilan Daerah Surabaya, Aru Armando, menyambut baik dan mengapresiasi putusan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya yang menolak permohonan keberatan dari para Terlapor terkait dengan Putusan KPPU Nomor 15/KPPU-L/2015 tentang Dugaan Pelanggaran Pasal 22 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 terkait 5 (lima) Paket Tender Penerangan Jalan Umum (PJU) Sidoarjo, Tahun Anggaran 2014 dan 2015.

Seperti apa Putusan Pengadilan Negeri Surabaya dalam perkara dugaan persekongkolan tender dengan nilai proyek lebih dari Rp.52 Milyar yang dibacakan hari ini, tanggal 12 Juni 2017 itu?

Aru menjelaskan jika pada pokoknya Pengadilan Negeri Surabaya menolak permohonan Terlapor dan menguatkan Putusan KPPU.

“Informasi dari Tim Litigasi KPPU, pertimbangan majelis hakim PN sama atau sepakat dengan pertimbangan KPPU,” terang Aru dalam siaran persnya, Senin (12/6/2017).

Seperti diketahui, pada September 2016, KPPU dalam putusannya terkait perkara dugaan persekongkolan tender PJU Sidoarjo pada pokoknya menyatakan 15 Terlapor terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 22 UU 5 Tahun 1999.

Majelis Komisi dalam perkara tersebut juga menjatuhkan denda kepada beberapa Terlapor dengan jumlah yang bervariasi dengan total denda yang dijatuhkan sekitar Rp.7,8 Milyar.

Dengan adanya putusan PN Surabaya tersebut, pihak KPPU akan menunggu upaya hukum lanjutan dari para Terlapor,

“Ya sesuai dengan peraturan perundang-undangan, para Terlapor masih dimungkinkan mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung,” terang Aru.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999, atas putusan Pengadilan Negeri, pihak Terlapor dalam waktu 14 hari kerja setelah menerima salinan putusan pengadilan dapat mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung.pr/red/mwp

dilihat : 136 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution