Selasa, 18 Desember 2018 20:06:46 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 300
Total pengunjung : 451731
Hits hari ini : 1675
Total hits : 4159739
Pengunjung Online : 2
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Kunker ke Sinode GPIB Pusat, Walikota Bekasi Angkat Toleransi






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 16 Maret 2017 14:08:31
Kunker ke Sinode GPIB Pusat, Walikota Bekasi Angkat Toleransi

Jakarta - Walikota Bekasi Rahmat Effendi melakukan kunjungan kerja ke Gereja Immanuel Sinode Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) dalam rangka menegaskan Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dalam menjaga toleransi kerukunan umat beragama di Kota Bekasi, Rabu (15/3/2017).

Dalam kunjungan itu, Walikota Bekasi didamping diantaranya, Kepala Bappeda Kota Bekasi Koswara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi, Mujani, Sekretaris Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB) Kota Bekasi, Hasnul Kholid.

Dalam kesempatan itu, Rahmat Effendi mengatakan, bahwa toleransi kerukunan umat beragama di Kota Bekasi bukan hanya lips service saja, tapi menjadi bagian dari arti kata Insan itu sendiri dalam visi Bekasi yang Maju, Sejahtera dan Ihsan.

“Kerukunan umat beragama merupakan hal yang sudah diatur oleh Undang – Undang. Dan Kota Bekasi yang dijuluki miniaturnya Indonesia dengan kerukunan beragamanya, terus menjaga apa makna toleransi itu sendiri,” terangnya, Rabu (15/3/2017).

Dijelaskan Rahmat, warga Kota Bekasi yang majemuk menujukkan kita arti kebersamaan dalam bingkai toleransi itu sendiri.

“Saya harus berdiri disemua umat dan semua agama yang mempunyai hak dan kewajiban yang sama, termasuk hak mendirikan rumah ibadah yang ada dan juga memiliki kewajiban yang sama untuk mentaati aturan yang berlaku,” jelasnya.

Kata Ihsan itu sambung Rahmat, artinya sempurna dalam pemikiran yang ukurannya absolute, dimana tidak ada lagi perasaan iri dan dengki antar umat beragama. Tuhan itu, tahu disetiap derap langkah kita dalam mencari kebajikan dan semua agama tentunya mengajari kita untuk saling menghormati antar umat beragama.

Agama saya lanjut Rahmat, mengajarkan bahwa Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin yang artinya Islam agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi semua seluruh alam semesta, termasuk hewan, tumbuhan dan jin.

“Apalagi dengan sesama manusia walau berbeda agamanya,” ungkap Rahmat yang beberapa waktu lalu dinobatkan sebagai bapak toleransi beragama.

Kerukunan kata Rahmat, antar umat beragama mutlak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Terlebih bangsa Indonesia merupakan bangsa majemuk dengan beragam agama yang tumbuh,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Senode GPIB Pusat, Romambie mengatakan, bahwa GPIB menyambut baik kunjungan kerja Walikota Bekasi dalam menjaga kerukunan umat beragama khususnya di Kota Bekasi.

Menurutnya, pentingnya saling menghormati antar umat beragama. Saling menghormati dan toleransi merupakan dasar dari kerukunan itu sendiri, sehingga bisa menciptakan keamanan dan ketertiban.

“Walikota Rahmat Effendi ini mungkin satu-satunya, Walikota yang tidak henti-hentinya untuk mengkampanyekan arti toleransi beragama dalam bingkai NKRI,” ucapnya.

Hal ini tambahnya, bisa dilihat di Pemerintahan yang dipimpinnya ada yang namanya majelis kerukunan beragama tiap Kecamatan. Bahkan ada juga di tiap Kelurahan.

“Ini menunjukan bahwa Walikota Bekasi ini memang pantas disebut sebagai bapak toleransi,” pungkas Romambie. (NDI/ADV)

dilihat : 158 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution