Kamis, 18 Juli 2019 17:52:51 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520046
Hits hari ini : 1541
Total hits : 4814480
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Misa Rabu Abu, Umat Katolik Pontianak Terima Abu Tanda Pertobatan






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 02 Maret 2017 14:09:35
Misa Rabu Abu, Umat Katolik Pontianak Terima Abu Tanda Pertobatan

Pontianak - Ratusan umat katolik mengikuti Misa Rabu Abu di Gereja Katolik Paroki Santo Hieronimus, Jalan Yam Sabran Pontianak, Rabu (1/3/2017).

Rabu Abu adalah permulaan Masa Prapaskah, yaitu masa pertobatan, pemeriksaan batin dan berpantang guna mempersiapkan diri untuk Kebangkitan Kristus dan Penebusan dosa umat.

Abu yang dioles di dahi sebagai tanda untuk mengingatkan agar umat bertobat, tanda akan ketidakabadian dunia, dan tanda bahwa satu-satunya keselamatan ialah dari Tuhan Allah.

"Abu di dahi untuk mengingatkan kembali bahwa kita tidak ada apa-apanya hidup di dunia ini dibanding Tuhan. Kita diingatkan bahwa kita berasal dari abu dan kembali jadi abu," kata Pastor Paroki, Gregorius Sabinus CP dalam kotbahnya.

Pastor Gregorius mengatakan pantang puasa merupakan persoalan hati bukan seremonial semata apalagi pamer agar dilihat orang.

Tuhan mengajak bahwa puasa itu harus berasal dari hati, tulus iklas, bukan untuk pamer, termasuk dalam berdoa haruslah di dalam tempat yang tersembunyi agar tak diketahui orang.

"Kalau hanya pamer mereka sudah mendapat upahnya. Mereka tidak mendapat balasan yang baik dari Tuhan," ungkapnya.

Pastor mengingatkan umat bahwa tidak ada gunanya menyombongkan diri. Sikap tobat hendaklah dilaksanakan bukan hanya selama masa prapaskah, tetapi seumur hidup karena itulah sikap orang katolik.

Bukan untuk pamer atau memegahkan diri. Tetapi selalu dengan hati yang tulus ikhlas.

"Umat katolik melakukan pantang puasa dengan melakukan doa dan amal kasih," tutur Pastor.

Satu di antara umat katolik, Emanuel Agus (51) mengatakan Misa Rabu Abu sebagai awal persiapan umat katolik menyambut Paskah kebangkitan Tuhan.

Misa ini juga menandakan awal umat kaatolik melakukan puasa dan menghayati kisah sengsara Kristus.

Umat Katolik menerima abu sebagai tanda pertobatan dalam misa Rabu Abu di Gereja Katolik Paroki Santo Hieronimus, Jalan Yam Sabran Pontianak, Rabu (1/3/2017).
Bukan untuk pamer atau memegahkan diri. Tetapi selalu dengan hati yang tulus ikhlas.

"Umat katolik melakukan pantang puasa dengan melakukan doa dan amal kasih," tutur Pastor.

Satu di antara umat katolik, Emanuel Agus (51) mengatakan Misa Rabu Abu sebagai awal persiapan umat katolik menyambut Paskah kebangkitan Tuhan.

Misa ini juga menandakan awal umat kaatolik melakukan puasa dan menghayati kisah sengsara Kristus.

"Ini awal mula kita mengingat Tuhan Yesus mulai dari kisah sengsara, kematian, hingga kebangkitan saat Paskah nanti," ucapnya.
Bapak yang mempunyai tiga anak ini berharap Paskah dapat menjadikannya orang katolik yang sempurna dengan memaknai kebangkitan Tuhan.
"Kita ikut bangkit menjadi orang percaya dan keselamatan kita terima di akhir zaman," harapnya. Trbn/red

dilihat : 453 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution