Rabu, 19 Desember 2018 14:06:20 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 237
Total pengunjung : 452007
Hits hari ini : 1702
Total hits : 4162209
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Peraih Nobel Ekonomi Prof Robert Fry Engle III Hadir di UNAIR






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 21 Februari 2017 08:05:18
Peraih Nobel Ekonomi Prof Robert Fry Engle III Hadir di UNAIR

Surabaya - Peraih Nobel Ekonomi tahun 2003 Prof Robert Fry Engle III mengupas prospek stabilitas finansial global ketika menjadi pembicara dalam kuliah umum di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Senin (20/2).

Dalam kuliah umum bertema The Prospects for Global Financial Stability, Engle menjelaskan bahwa volatilitas atau ukuran lingkungan pasar yang bergejolak memang terjadi di sejumlah negara di dunia.

"Risiko keuangan hendaknya tak dieliminasi. Sebab, pasar keuangan tak akan bekerja bila tak ada risiko. Namun, institusi keuangan perlu mewaspadai risiko sistemik," katanya.

Dia menambahkan kegagalan akan terjadi ketika institusi gagal memenuhi kewajibannya sehingga menyebabkan konsekuensi dalam sektor ekonomi riil.

Agar terhindar dari volatilitas, Engle memberikan rekomendasi kepada pemerintah di bidang keuangan. Menurutnya, pemerintah harus memastikan bahwa institusi keuangan harus memiliki modal untuk menanggulangi krisis.

Selain itu, negara juga harus memiliki capital cushion untuk menyelamatkan keuangan apabila krisis terjadi. "Harapannya, bila krisis keuangan yang sistemik bisa dihindari, maka jalan menuju perdamaian akan kian terbuka," ucapnya.

Sementara itu sebelum kuliah umum, Rektor UNAIR Prof M Nasih menganugerahi gelar doktor kehormatan kepada pengajar dan peneliti asal Stern School of Business, New York University tersebut. "Engle merupakan penerima nobel pertama yang dianugerahi gelar doktor kehormatan oleh Unair," kata Nasih.

Nasih mengungkapkan pemberian gelar doktor kehormatan kepada Engle adalah bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya ekonomi.

"Kita menganugerahkan gelar doktor kehormatan kepada Profosor Engle yang sudah berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya metode yang bisa menyelamatkan negara untuk menghindari krisis ekonomi," kata Nasih.

Metode yang dimaksud adalah mendeteksi volatilitas ekonomi dengan model ARCH (Autoregressive Conditional Heteroskedasticity) yang dikembangkan oleh Engle dan rekannya Prof Clive W J Granger dari Universitas California San Diego (UCSD). Dengan menggunakan metode tersebut, peneliti dan praktisi bisa melakukan prediksi terhadap keadaan ekonomi, khususnya keuangan, dan berdasarkan runtun waktu. ant/red

dilihat : 157 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution