Rabu, 22 Mei 2019 00:28:11 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 30
Total pengunjung : 504867
Hits hari ini : 77
Total hits : 4626121
Pengunjung Online : 9
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Menteri Yohana Yembise Kunjungi Korban Gempa Aceh






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 12 Desember 2016 09:07:28
Menteri Yohana Yembise Kunjungi Korban Gempa Aceh

Pidie Jaya,pl.net – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise hari ini mengunjungi langsung perempuan dan anak korban bencana gempa bumi di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh yang terjadi Rabu (7/12) lalu. Mereka kini menempati sejumlah posko relawan.

Selain ingin memastikan kondisi perempuan dan anak, dalam kesempatan tersebut Menteri Yohana memberikan bantuan berupa peralatan bayi dan sejumlah kebutuhan perempuan yang dapat digunakan selama mereka berada di lokasi pengungsian.

“Saya atas nama pribadi dan pemerintah menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Aceh, terutama Kabupaten Pidie Jaya. Kehadiran saya ke lokasi ini karena ingin memastikan kondisi korban pasca terjadinya bencana gempa bumi, terutama perempuan dan anak. Saya ingin mereka mendapatkan kondisi dan suasana yang aman dan nyaman untuk meminimalisasi dampak traumatis yang dialami,” ujar Menteri Yohana di salah satu posko lokasi pengungsian, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Sabtu (10/12).

Menteri Yohana mengaku prihatin atas kondisi yang dialami perempuan dan anak di lokasi pengungsian yang sebagian besar merupakan anak-anak. Oleh karena itu, pihaknya akan bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Kementerian Sosial untuk membangun posko khusus perlindungan perempuan dan anak. Selain akan menyediakan bantuan berupa makanan, peralatan bayi, dan kebutuhan perempuan lainnya, posko tersebut juga akan memberikan pendampingan dan pengawalan trauma healing.

“Perlindungan dan pendampingan, baik secara fisik dan psikologis menjadi prioritas yang harus dilakukan agar korban tidak mengalami trauma yang berkepanjangan. Kami akan mendatangkan para psikolog dari Jakarta dengan didampingi Satgas PPPA untuk membantu memberikan terapi psikososial dan mendampingi proses trauma healing kepada perempuan dan anak korban bencana,” tambah Menteri Yohana.

Menteri Yohana mengaku Provinsi Aceh merupakan salah satu wilayah yang rawan terjadi bencana alam sehingga perlu mendapat perhatian khusus, namun ia mengapresiasi langkah cepat tanggap pemerintah yang dibantu aparat kepolisian, TNI, dan masyarakat untuk menangani korban dan situasi pasca bencana. Ia berharap situasi di Kabupaten Pidie Jaya dapat segera pulih agar para korban, khususnya perempuan dapat kembali ke rumah untuk mengurus keluarga mereka, bekerja, dan anak-anak dapat kembali bersekolah. pr/red/mwp

dilihat : 429 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution