Senin, 16 Juli 2018 23:08:41 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 153
Total pengunjung : 406089
Hits hari ini : 1711
Total hits : 3701381
Pengunjung Online : 3
Situs Berita Kristen PLewi.Net -BI:Selama 2016 UMKM Mampu Kendalikan Inflasi






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 07 Desember 2016 09:05:09
BI:Selama 2016 UMKM Mampu Kendalikan Inflasi

Surabaya - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur Benny Siswanto mengatakan pertumbuhan industri kreatif, usaha mikro, kecil, dan menengah daerah ini mampu mengendalikan inflasi selama 2016 karena hingga triwulan III berada stagnan di level 3%.

"Terkendalinya inflasi disokong dengan pesatnya pengembangan klaster komoditas. Seperti UMKM hingga industri kreatif yang mampu menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Jatim ditengah lesunya perekonomian global," kata Benny dalam pertemuan tahunan BI Jatim di Surabaya, Selasa (6/12/2016).

Ia mengatakan, terjaganya inflasi membuat pertumbuhan ekonomi Jawa Timur diprediksi akan mencapai 5,7 persen di akhir tahun 2016, dan tidak lepas dari kinerja apik Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Jatim tahun ini.

"BI Jatim yang masuk bagian TPID terus berupaya menekan disparitas harga. Termasuk mencegah terkereknya harga komoditi terlalu tinggi yang jelas memicu inflasi. Kami juga berhasil memotong rantai distribusi untuk menekan harga," katanya.

Ia mengatakan, BI Jawa Timur juga berperan secara aktif dalam TPID untuk mengendalikan inflasi dengan berkoordinasi dengan 38 TPID kab/kota dan TPID Provinsi Jatim.

"Inovasi terus dilakukan oleh TPID Jatim, hal ini terbukti dengan dikukuhkannya TPID Jatim sebagai TPID terinovatif dengan program kerja unggulan berupa implementasi kerja sama antardaerah, berbagai kegiatan operasi pasar bahan makanan pokok dan bantuan ongkos angkut. Selain itu, TPID Jatim juga menjadi rujukan sejumlah provinsi lain," katanya.

Sementara itu, Gubernur Jatim Soekarwo mengakui Produk Domestik Brutto (PDB) Jatim yang mencapai Rp1.382 triliun hingga triwulan III 2016, sebesar 54,98 persen adalah hasil kontribusi industri kreatif dan UMKM.

ant/red

dilihat : 383 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution