Minggu, 23 September 2018 13:35:17 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 107
Total pengunjung : 422692
Hits hari ini : 1342
Total hits : 3892532
Pengunjung Online : 10
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Pdt Japarlin Marbun: GBI Menolak Pernikahan Sesama Jenis






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Jum'at, 15 April 2016 09:20:36
Pdt Japarlin Marbun: GBI Menolak Pernikahan Sesama Jenis

Jakarta - Maraknya perkembangan LGBT di luar negeri dan tanah air, mendorong BPH GBI mengeluarkan pernyataan bahwa GBI menolak pernikahan sejenis [pria dengan pria atau wanita dengan wanita]. Hal itu ditegaskan Pdt. Japarlin Marbun selaku Ketua BPH GBI ketika tampil sebagai nara sumber dalam Seminar Akademik LGBT [Lesbi, Gay, Biseksual, dan Transgender] di Graha Bethel, Jakarta Selasa, 12 April 2016.

Kegiatan ini digelar COF [Community of Faith], sebuah Komunitas Mahasiswa Pasca Sarjana dan Doktoral STT Bethel Indonesia Jakarta [Seminari Bethel] bekerja-sama dengan BPH GBI dan BPD GBI DKI Jakarta. Hadir dan memberikan sambutan singkat, Ketua BPD GBI DKI yang baru terpilih, Pdt. Kiki Tjahjadi.

Ia menambahkan, pernyataan menolak pernikahan sejenis itu, telah dikeluarkan BPH GBI pada tanggal 30 Juni 2015, yaitu empat hari setelah pihak Mahkamah Agung AS mensahkan pernikahan sejenis pada tanggal 26 Juni 2015. Selain itu, ada wacana pihak BPH GBI melalui Departemen atau Biro BPH GBI terkait akan membentuk wadah semacam Panti Rehabilitasi bagi orang-orang yang alami penyimpangan seksual.

Dasar pengambilan keputusan menolak pernikahan sesama jenis itu, menurut Pdt. Japarlin bersumberkan dari nats Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. "Intinya, tindakan nikah sesama jenis tidak direstui [tidak diijinkan] Tuhan," tegasnya.

Ketum membacakan nats Imamat 18:22 "Janganlah engkau tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, karena itu suatu kekejian" dan selanjutnya Roma 1:26-27 "Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar".

Roma 1:27 "Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka".

Berkaitan dengan diijinkannya pernikahan sesama jenis di negara-negara barat [luar negeri] tertentu, Pdt. Japarlin menegaskan jika status gereja-gereja GBI terdaftar secara resmi di negara-negara tersebut, maka para hamba Tuhan GBI bisa menolak menikahkan pasangan sejenis. Dasar penolakan adalah Tata Gereja GBI, aturan-aturan GBI dan keputusan-keputusan GBI yang telah ada yaitu tentang penolakan terhadap pernikahan sesama jenis.

Maka negara tersebut akan menghormati keputusan atau aturan GBI itu. Penegasan dan informasi ini mengakhiri paparan Pdt. Japarlin yang bertajuk "Pandangan dan Sikap GBI Terhadap LGBT dan Alasannya". Acara seminar dilanjutkan dengan pemaparan para nara sumber lain seperti Pdt. Dr. dr. Dwidjo Saputro [BPH GBI], Dr. Gernaida Pakpahan [Ketua STT Bethel Indonesia], Pdt. Dr. Hanan Soeharto, SH, MH, M.Div dan moderator Pdt. Dr. Frans Pantan.

beritabethel/red

dilihat : 321 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution