Rabu, 24 April 2019 13:35:14 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 234
Total pengunjung : 495300
Hits hari ini : 1840
Total hits : 4552891
Pengunjung Online : 6
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Dinkes Ambil Sampel Darah PSK Ngawi






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 16 September 2015 17:28:58
Dinkes Ambil Sampel Darah PSK Ngawi

Ngawi – Petugas Dinas Kesehatan [Dinkes] bersama anggota Satuan Polisi Pamong Praja [Satpol PP] Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mengambil sampel darah para pekerja seks komersial [PSK] yang masih beroperasi secara sembunyi-sembunyi di wilayah setempat.

“Pengambilan sampel darah tersebut bertujuan untuk mengetahui dan mencegah penyebaran penyakit menular seksual, terutama virus HIV/Aids,” ujar Kasi Penanggulangan Penyakit, Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit, Dinkes Ngawi, Djaswadi, kepada wartawan, Selasa.

Menurut dia, pengambilan dan pemeriksaan sampel darah tersebut dilakukan menyusul temuan petugas baru-baru ini tentang keberadaan tujuh PSK di wilayah Ngawi yang diketahui positif HIV.

Ketujuh PSK tersebut beroperasi secara sembunyi-sembunyi di sejumlah lokasi, di antaranya di wilayah Karangjati, Jogorogo, dan Karang Tengah, Prandon, Ngawi.

“Kali ini, kami mengambil sampel darah sejumlah PSK lainnya yang masih nekad beroperasi di sejumlah wilayah tersebut meski telah dilarang. Ada tujuh PSK yang kami ambil sampel darahnya,” kata Djaswadi.

Dari ketujuh PSK tersebut, enam orang di antaranya berasal dari luar wilayah Ngawi, sedangkan seorang lainnya merupakan warga setempat.

Selain diambil sampel darahnya, petugas juga melakukan pendataan dan memeriksa kesehatan para PSK tersebut secara umum.

Adapun, sampel darah tersebut selanjutkan akan diuji di laboratorium klinik VCT Dinkes Ngawi untuk megetahui apakah terjangkit HIV/Aids atau tidak.

Sementara, data Dinkes Ngawi, mencatat, jumlah penderita HIV/Aids di wilayah setempat hingga saat ini mencapai 250 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 100 orang di antaranya telah meninggal dunia. Sisanya masuk dalam pengawasan Pemkab Ngawi yang beraktivitas seperti biasa.

Ant/Trz/dln

dilihat : 428 kali


   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution