Senin, 16 Juli 2018 23:10:12 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 153
Total pengunjung : 406089
Hits hari ini : 1716
Total hits : 3701386
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Bandar Narkoba Asal Sidotopo Wetan, Dituntut 8 Tahun Penjara






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 24 Juni 2015 20:32:34
Bandar Narkoba Asal Sidotopo Wetan, Dituntut 8 Tahun Penjara

Surabaya,pl.net – Luki Juliana istri dari bandar narkoba Roby Wijaya yang sedang menjalani hukuman 6,3 tahun di Lapas Porong, Sidoarjo, Dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum Solton dari Kejari Tanjung Perak dengan hukuman delapan tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsidar enam bulan penjara.

Dalam tuntutannya, Jaksa Solton menyatakan, Luki Juliana terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 114 UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman delapan tahun penjara denda Rp 1 miliar subsidar enam bulan penjara.,” ujar Jaksa Solton. Selasa 23 Juni 2015.

Luki Juliana 35 warga jalan Sidotopo Wetan Mulia II, dibekuk Sat Reskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak di tempat kerjanya, pertokoan Atom Megah Jalan Gembong, karena menjadi bandar sabu.

Penangkapan terhadap ibu empat anak berawal dari keberhasilan petugas Sat Reskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang sebelumnya menangkap, Januar Julianto 38 kurir sabu asal Dusun Salam Rejo, Kelurahan Kedung Salam, Kecamatan Donomulyo, Malang, yang kos di Jalan Rembang Selatan Surabaya.

Dari pengakuan kurir sabu itu diperoleh nama Luki Juliana sebagai bandar sabu.

Dari tangan kedua tersangka ini petugas Sat Reskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil mengamankan sabu seberat 281 gram siap edar yang belum sempat dijual.

Dalam pemeriksaan, Luki Juliana mengaku bahwa dirinya menjalankan bisnis sebagai bandar sabu atas perintah suaminya, Robby Wijaya, bandar narkoba yang saat ini sedang menjalani hukuman di Lapas Porong, Sidoarjo. Dia divonis 6,3 tahun dalam perkara narkoba yang menjeratnya. Han/Son/dln

dilihat : 538 kali


   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution