Senin, 23 Juli 2018 16:37:30 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Nasakom dan Masyarakat Jejaring
Prolog revolusi Bung Karno, membangun infrastruktur kemerdekaan bangsa Indonesia, demi terciptanya kehidupan yang bermartabat



Pengunjung hari ini : 186
Total pengunjung : 407734
Hits hari ini : 1295
Total hits : 3718445
Pengunjung Online : 3
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Belanja Online Aman Ala Tokopedia






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 28 Desember 2014 22:47:00
Belanja Online Aman Ala Tokopedia

Jakarta,pl.net- Dengan semakin banyaknya situs jual beli online di Indonesia, dan meningkatnya pengetahuan masyarakat Indonesia akan kegiatan jual beli online, secara otomatis meningkatkan juga transaksi jual beli online. Namun, Tokopedia sangat peduli dengan keamanan konsumen dalam melakukan transaksi online seperti yang dikatakan CEO Tokopedia William Tanuwijaya, "Belanja online memang sangat menyenangkan, tetapi para shopper harus tetap hati-hati bertransaksi online, agar terhindar dari kasus penipuan.

Kami di Tokopedia sangat concern terhadap masalah keamanan, dan berkomitmen penuh untuk selalu berinovasi untuk menciptakan sistem yang lebih aman, Misalnya, Tokopedia juga memiliki sistem OTP (one time password) seperti yang digunakan bank besar di Indonesia. Namun fitur-fitur keamanan ini akan kurang berguna jika user sendiri juga tidak berhati-hati."

Hati-hati terhadap Phishing!

Misalnya online shopper juga harus hati-hati dengan modus penipuan yang namanya phishinghttps://support.google.com/accounts/answer/75061?hl=id

Jadi ada penipu yang menyamar sebagai pihak terpercaya, misalnya bank, situs e-commerce, sosial media, dan meminta detail akun dengan cara mengirimkan email, sms, dengan isi yang menakut-nakuti (misalnya akun kena hack), atau menjanjikan hadiah (voucher, menang undian) dan diarahkan untuk klik sebuah link. Link ini akan mengarah ke situs yang dibuat mirip seperti situs aslinya, dan user diminta untuk login. Ketika login inilah akun dan kata sandi akan dicuri dan disimpan oleh sindikat penipu.

Untuk dunia di luar internet, bisa dikatakan mirip seperti kasus mama minta pulsa, menang undian palsu, keluarga kena kecelakaan palsu, dll. Mengaku-ngaku sebagai orang yang dipercaya/berwenang, namun sebenarnya penipu.

Jadi di dunia online pun tetap harus hati-hati, kalau ada orang yang mengaku dari pihak yang sepertinya berwenang namun minta data sensitif seperti username, password, nomor HP, transfer uang, dll, selalu lakukan pengecekan ulang.

Setiap kali konsumen mengklik sebuah link, selalu perhatikan apakah benar alamat websitenya sudah sesuai sebelum memasukkan informasi yang sifatnya pribadi.

Bagaimana Tips Belanja Online yang Aman?

Berikut beberapa tips dari Tokopedia, agar Anda tidak terjebak penipuan ketika bertransaksi online.

1. Cek kredibilitas dari situs tempat belanja.
Pilih website yang terpercaya dan sudah memiliki kredibilitas dalam dunia jual-beli online. Atau cari terlebih dahulu informasi terkait situs tersebut ataupun bertanya kepada teman dan keluarga yang sudah pernah bertransaksi melalui situs tersebut. Jangan lupa untuk membaca kebijakan-kebijakan dari situs jual-beli online tersebut, apakah ada garansi barang hingga kebijakan tentang pengembalian uang jika barang yang sudah dibeli diterima dalam keadaan cacat. Pastikan tidak ada kebijakan yang merugikan pembeli, serta pastikan pula data-data pribadi akan dilindungi dan tidak disebarluaskan ke pihak lain.

2. Jangan tergiur dengan harga murah.
Untuk memastikan harga produk yang ingin dibeli, baiknya konsumen mencari tahu kisaran harga produk tersebut di pasaran, sehingga tidak akan mudah tertipu dengan toko yang menjual produk tersebut dengan harga miring.

3. Baca deskripsi produk.
Sebelum memutuskan untuk membeli satu produk, pembeli wajib membaca informasi atau deskripsi terkait produk tersebut terlebih dahulu dengan teliti. Jangan sampai produk tersebut tidak sesuai dengan apa yang di harapkan. Jika ada yang kurang jelas, langsung hubungi penjual bersangkutan untuk mengetahui lebih detail tentang produk yang diinginkan.

4. Rekening pribadi atau perusahaan?
Saat melakukan transaksi jual-beli online melalui web, hindari mentransfer dana ke nomor rekening pribadi. Pilihlah website yang memiliki rekening atas nama badan usaha seperti PT atau CV, yang keamanannya sudah pasti lebih terjamin. Rekening ini biasanya disebut dengan rekening bersama (rekber) atau escrow system, yang menjadi perantara antara penjual dan pembeli, serta bisa meminimalisir tindakan penipuan. Cara kerjanya, uang yang ditransfer oleh pembeli akan tertahan pada pihak perantara hingga barang sampai ke tangan pembeli. Saat barang sudah sampai ke pembeli dengan kondisi yang baik, barulah dana yang dibayarkan pembeli, diterima oleh pihak penjual. Salah satu tempat berbelanja online yang menyediakan fasilitas ini adalah Tokopedia

5.Cek kredibilitas penjual. Konsumen bisa menilai kredibilitas penjual dengan melihat testimoni atau review yang diberikan oleh pembeli-pembeli lain yang sebelumnya sudah pernah membeli dari toko yang bersangkutan. Kalo review yang diberikan oleh pembeli positif, maka silakan lanjutkan untuk bertransaksi di toko tersebut. Namun jika reviewnya kurang baik, lebih baik cari toko online lain yang menjual produk tersebut.

6. Periksa kembali pesanan. Sebelum melakukan pembayaran, pastikan kembali bahwa produk yang di pesan sudah sesuai. Selain itu, pastikan untuk memasukkan alamat dan nomor telepon dengan benar. Hal ini untuk menghindari terjadinya kesalahan pada saat proses pengiriman barang.

7. Asuransikan. Baiknya minta penjual untuk menambahkan asuransi di pengiriman. Lebih baik bayar lebih untuk biaya asuransi tersebut, yang penting pesanan datang dalam kondisi yang baik.

8. Simpan bukti transaksi. Untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, kita wajib menyimpan bukti transaksi seperti resi transfer dan histori percakapan dengan penjual, hingga transaksi benar-benar selesai. Jadi apabila terjadi kesalahan pengiriman atau penjual menyatakan belum menerima pembayaran, pembeli bisa menunjukkan bukti-bukti tersebut kepada penjual.

Semoga saran-saran tersebut dapat diterapkan untuk para pengguna Tokopedia, sehingga kegiatan jual beli online akan semakin aman dan nyaman. - rls/mwp

dilihat : 2303 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution