Minggu, 16 Desember 2018 08:41:15 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 100
Total pengunjung : 450927
Hits hari ini : 659
Total hits : 4153844
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Saat 163 Anak Terima Komuni Pertama, Mbay Menjelma Jadi Kota Musik






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 20 September 2014 22:48:08
Saat 163 Anak Terima Komuni Pertama, Mbay Menjelma Jadi Kota Musik

MBAY -- Ibukota Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur yang biasanya sepi bak kota mati, Jumat (19/9/2014), tiba-tiba menjelma menjadi kota musik.

Hampir seluruh penjuru kota ada tenda dan hingar bingar suara musik. Tenda dan musik tersebut merupakan wujud dari kegembiraan 163 anak menyambut komuni pertama yang berlangsung hari itu di Gereja Centrum Danga.

Pada Jumat pagi, sebanyak 163 anak dari enam sekolah dasar di enam koordinatorat di lingkungan Paroki Stella Maris Danga menerima Pertama di Gereja Centrum Danga, Jumat (19/9/2014).

Perayaan ekaristi Pertama tersebut dipimpin Pastor Paroki Stella Maris Danga Romo Dominikus de Dowa, Pr didampingi Romo Frederikus Dhedhu, Pr dan Romo Lukas Leo, Pr.

Romo Feri Taso, Pr dalam kotbahnya, mengatakan, ratusan tenda dibangun untuk menyambut kegembiraan karena anak-anak menerima× Kristus dan tenda kegembiraan tersebut harus pula menjadi tenda kebersamaan dan kekeluargaan.

Romo Feri mengatakan, kepada orang tua yang anaknya sambut baru agar memaknai perayaan tersebut dengan tidak saja mendampingi saat sambut baru saja namun harus menjadi orang tua yang selalu ada dalam setiap situasi kehidupan.

Kepada anak- anak yang menerima sambut baru diminta agar terus bersama Yesus dalam mengikuti teladan hidupnya dengan menjadi anak yang baik dan bertanggung jawab serta setia pada orang tua juga pada× Yesus sang guru ilahi.

"Kalian hari ini menerima Tubuh dan Darah Kristus dan taati apa yang kalian ikuti selama persiapan Baru hari ini. Jadilah anak yang baik,"kata Romo Fery.
astor Paroki Stella Maris Danga, Romo Dominikus de Dowa pada kata penutup perayaan Ekaristi tersebut juga, mengatakan perayaan kegembiraan menyambut tubuh× Kristus pertama kali tidak boleh dirusaki oleh kepentingan dan egoisme.

"Kegembiraan bersama Yesus adalah kebersamaan dan persaudaraan.Tenda yang dibangun adalah Tenda Komonio dan dibongkar hanya sekejab. Tenda dibongkar namun persaudaraan kekal,"katanya.

Ketua umum perayaan penerimaan komuni pertama, Yosep Ndore mengatakan, enam sekolah dasar yang siswanya menerima komuni pertama hari itu yakni, SDI Mbay 9 anak, SDN Ameaba 8 anak, SDK Wolorae 29 anak, SDI Waturedu 27 anak, SDI Danga 44 anak, SDK St. Paulus 2 sebanyak 44 anak .

Anak-anak yang menerima komuni pertama hari itu pada umumnya duduk di kelas 5 plus dua anak putus sekolah serta siswa SMP, 1 orang.

Yosep juga mengatakan, anak-anak yang menerima Komuni Suci Pertama hari itu telah melalui pembinaan oleh para guru agama masing-masing sekolah dengan dampingan Pastor Paroki.(DAP)

sumber:
http://kupang.tribunnews.com/2014/09/20/saat-163-anak-terima-komuni-pertama-mbay-menjelma-jadi-kota-musik

dilihat : 800 kali


   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution