Minggu, 16 Desember 2018 09:20:19 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 102
Total pengunjung : 450929
Hits hari ini : 723
Total hits : 4153908
Pengunjung Online : 3
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Matikan Keinginan Daging Lewat Doa Satu Jam
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 31 Agustus 2014 07:50:12
Matikan Keinginan Daging Lewat Doa Satu Jam

Kita membaca di dalam injil Markus 14 : 32, 36 38,
32. Lalu sampailah Yesus dan murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Kata Yesus kepada murid-murid-Nya: "Duduklah di sini, sementara Aku berdoa."
36. Kata-Nya: "Ya Abba, ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-Mu, ambillah cawan ini dari pada-Ku, tetapi janganlah apa yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki."
37. Setelah itu Ia datang kembali, dan mendapati ketiganya sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: "Simon, sedang tidurkah engkau? Tidakkah engkau sanggup berjaga-jaga satu jam?
38. Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah."

Inilah doa Getsemani di mana TUHAN perintahkan kepada Petrus, tidakkah engkau sanggup berjaga-jaga satu jam? Doa Getsemani adalah doa satu jam yaitu perobekan daging dengan segala keinginannya/keinginan hawa nafsu.

Hasil pertama dari doa Getsemani, Wahyu 18 : 9, 10
9. Dan raja-raja di bumi, yang telah berbuat cabul dan hidup dalam kelimpahan dengan dia, akan menangisi dan meratapinya, apabila mereka melihat asap api yang membakarnya.
10. Mereka akan berdiri jauh-jauh karena takut akan siksaannya dan mereka akan berkata: "Celaka, celaka engkau, hai kota yang besar, Babel, hai kota yang kuat, sebab dalam satu jam saja sudah berlangsung penghakimanmu!"

Jadi hasil dari doa Getsemani, yang pertama dikaitkan dengan Babel yaitu dosa makan minum dan dosa kawin mengawinkan. Jadi perobekan hawa nafsu daging sehingga kita tidak masuk ke dalam dosa Babel/kota Babel, tidak hancur dan binasa bersama Babel sehingga kita dapat hidup suci. Inilah perlunya doa satu jam.

Itu sebabnya di dalam doa satu jam, kita memohon supaya kita tidak masuk ke dalam kota Babel. Sebab sekarang ini dosa makan minum dan juga kawin mengawinkan lewat apa saja, begitu gencar untuk memasukkan manusia/hamba TUHAN/pelayan TUHAN masuk ke kota Babel dan binasa. Satu jam akan binasa bersama dengan Babel. Itu sebabnya kita berdoa satu jam agar kita lolos dan kita mengalami perobekkan hawa nafsu daging sehingga kita tidak masuk ke Babel dan kita dapat hidup suci.

Jika kita hidup suci, maka kita diberi jabatan oleh TUHAN untuk membangun Tubuh Kristus/Yerusalem Baru.

Efesus 4 : 11, 12,
11. Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
12. untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

Ay 11, jabatan pelayanan

Jadi, jika kita hidup suci, maka kita akan diperlengkapi dengan jabatan pelayanan dan juga dengan karunia-karunia Roh.Kudus dan kita akan dipakai di dalam pembangunan Tubuh Kristus yang sempurna = Mempelai Kristus yang sempurna = kota Yerusalem Baru yang menjadi lawan dari kota Babel.

Mari, sekarang ini kita mohon agar kita tidak terperangkap oleh Babel lewat tontonan dlsbnya sehingga kita dapat hidup suci dan kita dipercaya menerima jabatan dan karunia dan juga kita dipakai di dalam pelayanan pembangunan Tubuh Kristus.

Kita juga harus tetap berdoa supaya kita tetap tahan/setia dan berkobar-kobar untuk melayani TUHAN sampai garis akhir/sampai TUHAN datang dan kita masuk kota Yerusalem Baru. Kita jangan setia dan berkobar-kobar di dalam hawa nafsu; itu sebabnya kita harus memilih salah satu antara setia berkobar-kobar dalam melayani TUHAN dengan setia berkobar-kobar di dalam hawa nafsu.

Inilah nomor satu doa kita untuk menghadapi Babel yang berada di mana saja (di rumah, di pekerjaan, di sekolah), kapan saja, situasi (dalam keadaan miskin, kaya, sehat, cacat) dan kondisi apa saja akan menghantam kita. Dan untuk mengatasi keadaan ini, tidak dapat diatasi dengan cara lain selain kita harus berdoa. Kita juga harus berdoa untuk anak-anak kita baik yang sudah beranjak remaja mau-pun yang masih anak-anak, kita membaca dikoran-koran, sekarang ini anak-anak kecil sudah payah, itu sebabnya kita berdoa kiranya TUHAN akan menolong kita semua.

Hasil yang kedua Markus 14 : 37, 38,
37. Setelah itu Ia datang kembali, dan mendapati ketiganya sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: "Simon, sedang tidurkah engkau? Tidakkah engkau sanggup berjaga-jaga satu jam?
38. Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah."

Jadi, yang kedua adalah perobekan keinginan daging yang menyebabkan kita jatuh kedalam pencobaan/masalah-masalah bahkan sampai maut. Masalah itu terjadi karena ada keinginan seperti masalah di dalam nikah, pada hal sudah ada rambu-rambu yang tertulis di dalam alkitab yang mengatakan tidak boleh melakukan ini dan itu. Kita hanya ingin seperti herodes yang tidak perdulu istri orang, yang penting aku ingin. Juga di dalam bekerja, karena ingin mendapatkan keuntungan yang besar sehingga berbuat ini dan itu sehingga jatuh ke dalam pencobaan. Ini semuanya terjadi oleh karena keinginan. Itu sebabnya sekarang ini perobekan keinginan daging
yang menyebabkan kita jatuh kedalam pencobaan/masalah bahkan sampai maut.

Seringkali kalau kita sudah jatuh ke dalam masalah, kita menambah dengan berbuat dosa yaitu dengan menyelesaikan masalah dengan cara di luar Firman.

Sebagai contoh: kita jatuh dalam hal keuangan, untuk menyelesaikan masalah keuangan ini, kita melakukan korupsi dan ini berarti sudah berbuahkan maut/kebinasaan. Semoga kita dapat mengerti.

Yakobus 1 : 13, 14, 15,
13. Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: "Pencobaan ini datang dari Allah!" Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun.
14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.
15 Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.

Jadi, kalau sekarang ini terjadi perobekan dari keinginan daging, maka kita dapat taat dengar-dengaran. Jadi, keinginan daging ini memikat dan menyeret seperti ikan yang dipikat/dipukat, karena terkena jala maka tinggal diseret saja. Diseret kemana? Diseret keluar dari Firman.

Bagi kaum muda dan remaja semuanya, kalian harus berhati-hati sebab keinginan daging ini memiliki daya memikat melebihi Firman TUHAN, jika Firman mengatakan a kehidupan itu berkata b karena b itu bagus dan cocok. Kemudian kalau sudah terkena jala, tinggal diseret dan kemana akan diseret? untuk keluar dari Firman dan kalau seorang hamba TUHAN/pelayan TUHAN sudah keluar dari Firman = tamat. Semoga kita dapat mengerti.

Tetapi kalau sekarang ini terjadi perobekan/keinginan daging, maka kita dapat melakukan kehendak TUHAN yaitu taat dengar-dengaran pada Firman sehingga semua masalah sampai masalah yang mustahil, dapat diselesaikan, karena TUHAN Yang menyelesaikan. Itu sebabnya kita jangan berpikir kalau kita taat, maka akan gawat, tidak!! Justru masalah akan selesai. Tetapi kalau kita tidak taat, akan mendatangkan pencobaan/masalah/maut. Itu sebabnya, jika kita menghadapi masalah, harus dihadapi dengan ketaatan, jangan dengan keinginan. Semoga kita dapat mengerti.

Jadi, inilah pentingnya kita berdoa selama satu jam, yang pertama untuk menghadapi


Babel yang bergentayangan seperti roh jahat dan roh najis yang akan menghantam hamba-hamba TUHAN/pelayan-pelayan TUHAN, sehingga kita dapat hidup suci dan kita akan dipakai oleh TUHAN di dalam pembangunan tubuh Kristus dan juga sampai di Yerusalem Baru.

Kemudian yang kedua untuk menghadapi masalah-masalah/pencobaan-pencobaan yang menghantam hamba-hamba TUHAN/pelayan-pelayan TUHAN sehingga hamba-hamba TUHAN/pelayan-pelayan TUHAN menjadi setengah mati. Mari, kita merobek keinginan daging dengan taat kepada Firman sehingga semua masalah menjadi selesai.

Jadi, di saat menghadapi pencobaan/pencobaan, maka itu merupakan saat bagi kita untuk ke gereja dan banyak mendengarkan Firman TUHAN; jangan karena menghadapi masalah/pencobaan, kemudian tidak mau ke gereja untuk mendengarkan Firman, maka kehidupan itu akan ambruk. Tetapi di saat menghadapi masalah, kita harus mendengarkan Firman kemudian kita mempraktekan Firman yang sudah kita dengar, maka semua masalah akan selesai.

Markus 14 : 36, Kata-Nya: "Ya Abba, ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-Mu, ambillah cawan ini dari pada-Ku, tetapi janganlah apa yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki."

Waktu kita berdoa, YESUS sebagai Seorang Manusia merasa bahwa IA tidak berdosa, mengapa harus disalib? Cawan = salib. Tetapi untunglah, terjadi perobekan daging/bukan kehendak-Ku melainkan kehendak-Mu yang jadi. YESUS mengajukan permintaan kepada Bapa untuk melalukan cawan dan ini sepertinya YESUS menolak salib. Jadi, merobek/perobekan daging yang selalu menolak salib = tidak mau sengsara. Ini yang ketiga.

Yang pertama, perobekan daging dengan hawa nafsu sebab Babel yang masuk ke situ. Kemudian yang kedua, perobekan daging dengan keinginan sehingga pencobaan yang masuk ke situ. Kemudian yang ketiga, adalah perobekan daging yang selalu menolak salib/daging yang tidak mau sengsara, ibadah hanya mau yang enak-enak saja. Semuanya hanya yang mau yang enak saja.

Jadi, perobekan daging bagi yang menolak salib sehingga mau menerima salib = rela mengalami sengsara daging bersama YESUS = rela sengsara daging tanpa dosa/percikan darah.

Dulu waktu YESUS di taman Getsemani berkata bukan kehendak-KU yang jadi, melainkan kehendak-MU yang jadi, maka malaikat turun untuk memberikan kekuatan kepada YESUS.

Lukas 22 : 42, 43,

42. "Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak- Mulah yang terjadi."
43. Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya.

Sekarang ini mari,
Merobek daging yang penuh dengan hawa nafsu agar dapat hidup suci sehingga kita semua di pakai oleh TUHAN, kita tidak masuk ke Babel tetapi masuk Yerusalem Baru.

Merobek daging yang penuh dengan keinginan sehingga membawa kita ke dalam masalah seperti masalah nikah, masalah ekonomi. Ini semua disebabkan oleh keinginan; itu sebabnya keinginan daging itu harus dirobek supaya kita menjadi taat sehingga semua masalah dapat diselesaikan, sampai pada masalah yang mustahil. Kalau kita tidak taat, itu berarti kita menambah masalah.

Merobek daging yang takut pada salib/menolak salib dan hanya mau yang enak-enak saja. Tetapi, mari kita menerima salib/sengsara daging tanpa dosa. Sengsara daging tanpa dosa ini mungkin karena pelayanan kita difitnah dan ini bukan karena kita berbuat dosa tetapi karena YESUS.

Menghadapi salib, daging ini tidaklah kuat, YESUS-pun tidak kuat, tetapi IA diberi kekuatan oleh malaikat dan untuk sekarang adalah Roh kemuliaan.

1 Petrus 4 : 12 14,
12. Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
13. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.
14. Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

Sekarang ini ada Roh kemuliaan/Shekina glori yang akan menjadi kekuatan di saat perobekan daging. Jadi, sengsara daging/dibalik salib, ada Roh kemuliaan yang menghasilkan mujizat secara rohani itulah keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti YESUS = kita kuat dan teguh hati; kita tidak bersungut-sungut ketika menghadapi apa-pun, tetapi kita berbahagia.

Berbahagia kamu yang dinista, berbahagia dalam penderitaan, ini merupakan kebahagiaan surga = keubahan hidup/kuat dan teguh hati. Tidak putus asa, tidak mengomel, tidak kecewa tetapi berbahagia di dalam penderitaan.

Roh kemuliaan juga mengadakan mujizat secara jasmani yaitu menolong kita tepat pada waktunya, yang mustahil menjadi tidak mustahil, semua dapat diselesaikan dan jika TUHAN datang kembali, terjadi mujizat yang terakhir yaitu kita diubahkan menjadi sama mulia dengan YESUS.

Daging ini sudah betuk-betul dirobek seratus persen sehingga kita menjadi sama mulia dengan-Nya menjadi tubuh yang mulia dan kita akan terangkat bersama-sama dengan Dia selama-lamanya.

TUHAN memberkati kita sekalian.


(CP)


Pendeta Wijaya Hendra
GPT Kristus Kasih

dilihat : 679 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution