Rabu, 23 Oktober 2019 22:43:56 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.


Pengunjung hari ini : 213
Total pengunjung : 520899
Hits hari ini : 1511
Total hits : 4943647
Pengunjung Online : 7
Situs Berita Kristen PLewi.Net -LBH Surabaya Buka Posko Pengaduan THR






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Rabu, 16 Juli 2014 10:22:39
LBH Surabaya Buka Posko Pengaduan THR
Surabaya,PL.net - “Janganlah menahan kebaikan bagi mereka yang berhak menerimanya!”.Demikian kalimat bijak yang menjadi motivasi bagi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya dan Relawan Buruh Jawa Timur yang konsen untuk mengawal pemenuhan HAM khususnya hak Ekosob masyarakat, salah satunya untuk selalu mengingatkan kepada perusahaan agar segera memberikan tunjangan hari raya (THR) bagi setiap buruh/pekerja.

Pasalnya, THR merupakan hak normatif bagi setiap buruh/pekerja yang wajib diberikan oleh perusahaan menjelang peringatan hari raya keagamaan.

Secara normatif, THR diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor Per-04/MEN/1994 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja di Perusahaan.Pekerja yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus-menerus atau lebih mendapatkan THR sebesar 1 (satu) bulan upah.

Sedangkan, pekerja yang mempunyai masa kerja 3 (tiga) bulan secara terus-menerus, tetapi kurang dari 12 bulan, maka mendapatkan THR dengan perhitungan masa kerja/12 x 1 (satu) bulan upah. Bahkan, terhadap buruh/pekerja yang putus hubungan kerja terhitung sejak 30 hari sebelum jatuh tempo hari raya keagamaan berhak atas THR. Pembayaran THR wajib dibayarkan oleh perusahaan selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sebelum hari raya keagamaan.

Pemberian THR pada dasarnya tidak ada hubungan dengan status buruh/pekerja dalam perusahaan, apakah buruh atau pekerja sebagai pekerja tetap, kontrak, outsourching, atau tenaga harian lepas. Artinya, setiap orang yang bekerja dan mendapatkan upah dari pengusaha atau perusahaan (pemberi kerja) wajib mendapatkan THR.Namun pada faktanya, ditahun 2013 yang lalu, hingga H-7 Hari Raya Idul Fitri, Posko Pengaduan THR mencatat 14.673 buruh/pekerja dari 78 perusahaan melaporkan dugaan pelanggaran THR dengan berbagai modus.

Dengan keadaan demikian, ditahun 2014 ini LBH Surabaya dan Relawan Buruh Jawa Timur kembali membuka Posko Pengaduan THR 2014.Posko tersebut dimaksudkan sebagai rumah pengaduan bagi buruh/pekerja yang terlanggar hak-haknya karena tidak diberikannya THR oleh pihak perusahaan.

Posko Pengaduan THR 2014 akan menerima pengaduan dari buruh/pekerja pada tanggal 15-31 Juli 2014. Buruh/pekerja dapat mengadukan perihal hak-haknya yang terlanggar dengan datang langsung ke Kantor LBH Surabaya di Jalan Kidal No. 6 Surabaya pada jam operasional kantor hari Senin-Jumat mulai Pukul 09.00-15.00 Wib.

Untuk mempermudah buruh/pekerja mengadu, Posko Pengaduan THR 2014 juga menyediakan layanan pengaduan via telepon (031-5022273) atau (087853952524) sms center (085733680198), dan e-mail (poskothr2014.lbh@gmail.com) .Laporan juga bisa disampaikan melalui akun media sosial seperti Facebook: PoskoThrJatim 2014 dan Twitter: @poskothr_jatim2014 untuk menyasar pekerja kelas menengah.

“Harapan kami, semoga ditahun ini tidak ada lagi buruh/pekerja yang terlanggar hak asasinya lantaran tidak diberikannya THR oleh perusahaan. Jadi, jangan lagi menahan kebaikan bagi mereka yang berhak menerimanya.” Terang Koordinator Posko Abd Wachid Habibullah, SH. - MWP

dilihat : 444 kali


   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution