Kamis, 03 September 2015 09:23:28 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan pelayanan anda kami liput? silahkan kabari kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

The Great Hypnotist
Rekonsiliasi menjadi bahasan moral yang tak pernah ada habisnya. Baik di tingkat personal maupun publik. Dalam pemahaman lebih mendalam, rekonsiliasi bukan sekedar mendamaikan konflik batin

15960
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Kemnakertrans-Imigrasi Mendata Online TKA-TKI
SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 08 April 2013 08:23:19
Kemnakertrans-Imigrasi Mendata Online TKA-TKI
Jakarta - Kemenakertrans dan Imigrasi bekerjasama online dalam pendataan Tenaga Kerja Asing (TKA) dan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja secara ilegal.

Pemerintah terus meningkatkan pemanfaatan teknologi informasi (IT) dalam penggunaan sistem pelayanan pendataan online, untuk mengendalikan penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja secara illegal di berbagai perusahaan di Indonesia.

Sistem pelayanan data online juga dilakukan untuk mencegah terjadinya penempatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja secara ilegal di luar negeri, terutama di negera-negara yang masih dibelakukan moratorium seperti Arab Suadi, Yordania, Suriah dan Kuwait.

Pemanfaatan IT dalam sistem pendataan online ini bakal semakin terpadu dan terintegrasi dengan adanya kerjasama Penggunaan Sistem Online Penempatan Tenaga Kerja dan Keimigrasian antara Ditjen Binapenta Kemnakertrans dan Ditjen Imigrasi Kemhukham di Jakarta Jumat lalu (5/4/2013).

Penandatangan nota kesepahaman (MoU) ini ditandatangani oleh Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja (Binapenta) Kemnakertrans, Reyna Usman dan Sesditjen Imigrasi Kabul Priyono.

“Penggunaan fasilitas online dalam sistem pendataan online penempatan tenaga kerja dan keimigrasian ini akan meningkatkan aspek pelayanan TKI dan TKA yang dibutuhkan masyarakat, serta sekalgus meningkatkan aspek perlindungannya," kata Reyna Usman dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (7/4/2013).

Reyna mengungkapkan, adanya sistem pendataan online yang terpadu dan terintegrasi antara Ditjen Binapenta Kemnakertrans dan Ditjen Imigrasi Kemhukham, maka diharapkan dapat mencegah terjadinya penyalahgunaan ijin baik TKI yang bekerja di luar negeri maupun TKA yang bekerja di Indonesia.

“Pencegahan TKI dan TKA ilegal dapat lebih dioptimalkan dengan menggunaan sistem online ini. Sehingga, bila terjadi pelanggaran-pelanggaran ijin dan pemalsuan dokumen dapat dicegah secara dini dan lebih cepat,” kata Reyna.

Dengan berpijak pada kesepakatan ini, kata Reyna kedua belah pihak sepakat saling membantu dan saling mendukung sesuai dengan peraturan perundang-undangan dalam rangka penggunaan sistem online penempatan tenaga kerja dan keimigrasian sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Sistem online terintergrasi ini, memungkinkan kedua belah pihak dapat mengakses data ketenagakerjaan dan keimigrasian yang meliputi data perlintasan TKA maupun data penempatan TKI di luar negeri.

Saat ini Jumlah TKI yang bekerja di negara-negara penempatan berjumlah sekitar 6,5 juta orang, sedangkan TKA yang bekerja di Indonesia berjumlah sekitar 77 ribu orang dengan berbagai profesi dan jabatan.

Keberadaan MoU ini segera ditindaklajuti dengan pembentukan tim teknis untuk menyusun pedoman teknis pelaksanaan sehingga Sistem Online Penempatan Tenaga Kerja dan Keimigrasian dapat segera dijalankan.

“Kita optimistis dengan adanya sistem pendataan oline yang terpadu ini dapat menekan angka pelanggaran dalam penyalahgunaan ijin dan dokumen TKI dan TKA. Kita pun sepakat memberikan sanksi tegas kepada para pelanggarnya,” kata Reyna.(DAP)


sumber:
http://ekonomi.inilah.com/read/detail/1975503/kemnakertrans-imigrasi-mendata-online-tka-tki#.UWGSxErLMqw

dilihat : 45 kali


   
Copyright © 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution