Rabu, 21 Agustus 2019 14:22:11 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Perkembangan Peer to Peer Lending di Indonesia
Perkembangan Peer2Peer Lending (P2P Lending), pinjam meminjam berbasis aplikasi makin subur di Indonesia. Tapi kehadirannya tentu akan menimbulkan konsekuensi positif dan negatif.



Pengunjung hari ini : 1
Total pengunjung : 520080
Hits hari ini : 3497
Total hits : 4885590
Pengunjung Online : 1
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Wali kota Magelang larang siswa SD bawa HP ke sekolah






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Selasa, 05 Februari 2013 04:43:19
Wali kota Magelang larang siswa SD bawa HP ke sekolah
Siswa di tingkat Sekolah Dasar(SD) diminta oleh Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito untuk tidak membawa handphone (HP) ke sekolah. Jika ada siswa membawa HP dikhawatirkan akan mengganggu konsentrasi belajar.

Pernyataan itu disampaikan oleh Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito disela-sela memimpin upacara bendera di SD Kristen Kota Magelang, Senin (4/2).

Hadir dalam upacara bendera di SD Kristen Kota Magelang Wakil Wali Kota Magelang Joko Prasetyo, Kepala Inspektorat Pemerintah Kota Magelang Lukman Zakaria SHCN dan beberapa staf pejabat Pemkot Magelang lainya.

"Siswa jangan diperbolehkan membawa HP saat berada di sekolah. Ini akan merugikan konsentrasi belajar para siswa itu sendiri," tegasnya.

Sigit mengatakan, penggunaan HP sendiri tanpa kontrol dari guru masing-masing siswa bisa menimbulkan dampak negatif bagi siswa.

"Saya berharap agar para guru bisa mengontrol siswa didiknya terkait penggunaan ponsel saat di sekolah. Perkembangan teknologi sekarang sudah bisa diakses mudah oleh anak-anak sekolah.

Wali kota juga berkeinginan jangan sampai anak didik terperangkap oleh hal-hal yang bisa merusak masa depan mereka.(DAP)


sumber:
http://www.merdeka.com/peristiwa/wali-kota-magelang-larang-siswa-sd-bawa-hp-ke-sekolah.html

dilihat : 439 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution